Percepat Transformasi Hijau Vietjet Gunakan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 19:50 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Vietjet
JAKARTA – Bulan Agustus menjadi momen transformatif bagi Vietjet dengan tiga pencapaian penting yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai maskapai perintis di Asia sekaligus mitra tepercaya bagi wisatawan global maupun Indonesia.
Maskapai ini meresmikan pembangunan Pusat Perawatan dan Rekayasa Pesawat mutakhir di Bandara Internasional Long Thanh. Hal ini menjadikan maskapai pertama di Vietnam yang mengoperasikan penerbangan dengan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF) hasil produksi dalam negeri.
Selain itu Vietjet kembali dianugerahi penghargaan “Best Workplace in Asia” dari HR Asia untuk kelima kalinya berturut-turut. Apresiasi ini disebut sebagai wujud konsistensi dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada karyawan.
Sebagai bagian dari 80 inisiatif strategis dalam rangka memperingati HUT ke-80 Hari Nasional Vietnam (2 September), Vietjet resmi memulai pembangunan Pusat Perawatan dan Rekayasa Pesawat di Bandara Internasional Long Thanh.
Fasilitas senilai hampir 100 juta dollar AIS ini mencakup Hanggar 3 dan 4 di Bandara Internasional Long Thanh yang akan menjadi bandara utama di Vietnam. Dengan infrastruktur modern berstandar internasional, hub tersebut dirancang untuk melayani hingga 10 pesawat sekaligus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menunjang ekspansi armada Vietjet, fasilitas ini juga mendukung operasional maskapai penerbangan domestik maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi Vietnam sebagai hub penerbangan kawasan. Investasi ini menegaskan visi jangka panjang Vietjet serta komitmennya dalam membangun infrastruktur berkelanjutan yang berorientasi pada masa depan.
Dorong Penerbangan Ramah Lingkungan
Melalui kemitraan dengan Petrolimex Aviation, Vietjet menerima 1.200 meter kubik bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) yang dicampur di Depot Minyak Nha Be, Vietnam, yang sepenuhnya mengikuti standar internasional ISCC Uni Eropa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencapaian ini melanjutkan tonggak bersejarah penerbangan perdana Vietjet dengan SAF pada Oktober 2024 dan juga menegaskan komitmen maskapai dalam mengurangi emisi karbon, melindungi lingkungan, serta mendukung Strategi Pertumbuhan Hijau Nasional Vietnam dan target nol karbon global pada tahun 2050 mendatang.
“Perjanjian antara Vietjet dan Petrolimex Aviation semakin menggarisbawahi komitmen kami terhadap pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Melalui ekspansi armada yang terdiri dari ratusan pesawat modern, Vietjet berkomitmen meningkatkan penggunaan SAF demi mendorong transisi hijau di Vietnam dan dunia,” kata Wakil Presiden Tetap Vietjet, To Viet Thang, melalui keterangannya pada hari Kamis (21/8).
Uong Viet Dung, Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, mengatakan, pemanfaatan SAF yang dicampur di dalam negeri memiliki nilai strategis karena mampu membuka jalan bagi rantai pasokan domestik yang berkelanjutan. Hal ini sekaligus memenuhi tuntutan pasar internasional.
“Inisiatif ini juga memperkuat sinergi antara maskapai, penyedia bahan bakar, regulator, dan lembaga keuangan dalam memperluas penggunaan SAF di Vietnam,” ucapnya.
Diproduksi menggunakan bahan baku terbarukan seperti minyak jelantah, limbah pertanian, biomassa kayu, serta sampah perkotaan, SAF mampu memangkas emisi karbon hingga 80% selama masa pakainya jika dibandingkan dengan bahan bakar jet konvensional.
Sejalan dengan langkah maju yang telah ditempuhnya dalam hal pengembangan penerbangan dan infrastruktur berkelanjutan, Vietjet kembali dinobatkan sebagai salah satu“Best Workplace in Asia” pada HR Asia Awards 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!