Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Cirebon Catat 288.282 Penumpang Gunakan “Face Recognition” Selama Januari-Juli 2026

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
KAI Cirebon Catat 288.282 Penumpang Gunakan “Face Recognition” Selama Januari-Juli 2026 Doc: KAI Cirebon
Ket. Penumpang saat melakukan Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026).

CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, mencatat 288.282 penumpang sudah menggunakan fasilitas Face Recognition Boarding Gate selama Januari-Juli 2026.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin saat dikonfirmasi di Cirebon, Rabu (12/8), mengatakan jumlah pengguna fasilitas tersebut meningkat 70.788 pelanggan atau 32,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 217.494 pelanggan.

"Penggunaan Face Recognition Boarding Gate terus meningkat, menunjukkan pelanggan semakin merasakan kemudahan dan kecepatan layanan digital dalam proses boarding," katanya.

Ia menjelaskan fasilitas tersebut memungkinkan pelanggan kereta api jarak jauh melakukan proses boarding, dengan verifikasi wajah tanpa perlu kembali menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas.

“Di wilayah KAI Daop 3 Cirebon, fasilitas Face Recognition Boarding Gate tersedia di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebonprujakan,” ujarnya.

Menurut dia, Stasiun Cirebon menjadi lokasi dengan pengguna terbanyak, yakni 214.994 pelanggan, sedangkan Stasiun Cirebonprujakan mencatat 73.288 pelanggan.

Muhibbuddin mengatakan peningkatan pemanfaatan fasilitas tersebut menjadi bagian dari transformasi digital KAI untuk menghadirkan layanan yang lebih praktis, cepat, dan nyaman bagi pelanggan.

"Transformasi digital yang dilakukan KAI bertujuan menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah dan nyaman," ujarnya.

Selain mempercepat proses boarding, kata dia, penerapan teknologi pengenalan wajah juga menjadi bagian dari upaya KAI menjaga keamanan layanan dan perlindungan data pelanggan.

Pihaknya pun telah menerapkan standar keamanan informasi internasional, yakni ISO 27001 dalam pengelolaan sistem digitalnya.

Muhibbuddin menambahkan penggunaan fasilitas tersebut juga memberikan manfaat terhadap efisiensi penggunaan material berbasis kertas, karena pelanggan tidak perlu menggunakan tiket fisik saat proses boarding.

"Digitalisasi melalui Face Recognition menjadi salah satu langkah untuk mengurangi penggunaan kertas roll sekaligus membuat proses boarding lebih cepat dan efisien," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.