Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

El Nino 2026 Mengancam, Legislator Jabar Usul Peringatan Dini Masuk Langsung ke WhatsApp Warga

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 19:25 WIB | Oleh:
El Nino 2026 Mengancam, Legislator Jabar Usul Peringatan Dini Masuk Langsung ke WhatsApp Warga Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Legislator Komisi V DPRD Jawa Barat Humairah Zahrotun Noor saat menghadiri sebuah agenda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - Legislator Komisi V DPRD Jawa Barat, Humairah Zahrotun Noor, menekankan urgensi penguatan sistem informasi digital sebagai garda terdepan dalam menghadapi fenomena El Nino 2026, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung. 

Dalam keterangannya pada Jumat (1/5), Humairah mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan teknologi komunikasi secara masif, termasuk pengiriman notifikasi peringatan dini secara langsung ke perangkat telepon genggam masyarakat. Langkah ini dinilai krusial agar warga yang berada di titik rawan dapat melakukan antisipasi lebih cepat terhadap dinamika cuaca yang seringkali tidak seragam antarwilayah, sekaligus memastikan mitigasi bencana berjalan secara lebih terukur dan efektif.

“Untuk El Nino, yang terpenting adalah informasi dapat disampaikan lebih cepat kepada masyarakat agar pihak yang terdampak lebih siap dalam mengantisipasi dampaknya,” katanya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat.

Ia menilai dampak El Nino tidak selalu seragam di setiap wilayah, sehingga pembaruan informasi secara berkala menjadi sangat penting agar masyarakat dapat menyesuaikan langkah antisipasi.

Ia mendorong pemanfaatan teknologi digital perlu diperkuat untuk mendukung sistem peringatan dini, termasuk melalui notifikasi langsung ke perangkat telepon genggam masyarakat.

“Kalau ada potensi dinamika cuaca, informasi bisa langsung dikirim ke handphone masyarakat. Dengan akses teknologi yang semakin luas, penyampaian informasi dapat menjadi lebih efektif,” katanya.

Humairah menilai penguatan informasi cuaca harus berjalan beriringan dengan langkah teknis pemerintah daerah agar mitigasi El Nino dapat dilakukan secara lebih terukur.

Menurut dia, kolaborasi antara lembaga meteorologi, pemerintah daerah, dan masyarakat akan menjadi kunci agar kesiapsiagaan menghadapi perubahan pola cuaca dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat langkah mitigasi kekeringan sebagai antisipasi terhadap dampak El Nino 2026.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebutkan bahwa wilayah rawan kekeringan telah dipetakan untuk mempermudah intervensi saat musim kemarau.

“Kami sudah mengidentifikasi wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Dengan data tersebut, distribusi bantuan air bersih dan langkah penanganan lainnya dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan sektor pertanian dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.