Abaikan Usulan Perundingan, Netanyahu Malah Perintahkan Militer Israel Duduki Gaza
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 09:31 WIB | Oleh: SriyonoUsulan, yang belum direspons Israel lebih dari 48 jam itu, mencakup proses mencapai kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri perang.
Proses tersebut dimulai dengan gencatan senjata 60 hari, pertukaran sejumlah tahanan, penempatan ulang pasukan Israel di Jalur Gaza, serta peningkatan bantuan kemanusiaan.
Namun, Netanyahu pada Selasa menegaskan bahwa "kebijakan Israel tidak berubah; Israel menuntut pembebasan 50 sandera semuanya."
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 62.100 warga Palestina di Jalur Gaza. Agresi militer itu menghancurkan wilayah kantong tersebut yang kini dilanda bencana kelaparan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah Palestina itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!