Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov: Akses Pendidikan Menengah di NTT Meningkat

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov: Akses Pendidikan Menengah di NTT Meningkat Doc: ANTARA
Ket. Gubernur NTT Melki Laka Lena saat diwawancarai di Kupang.

KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat adanya peningkatan akses pendidikan menengah di provinsi itu dalam dua tahun terakhir ini.

"Angka partisipasi kasar naik dari 88,66 persen pada tahun 2023 menjadi 89,20 persen pada tahun 2024, sementara angka partisipasi murni meningkat dari 58,15 persen menjadi 60,73," kata Gubernur NTT, Melki Laka Lena, di Kupang, Rabu (20/8).

Hal ini disampaikan gubernur berkaitan dengan perkembangan pembangunan, khususnya dalam akses pendidikan menengah di NTT. Sementara rata-rata lama sekolah juga mengalami kenaikan, meski perlahan, dari 8,01 persen menjadi 8,02 persen per tahun.

Dia mengatakan untuk pembangunan fisik sekolah, sejak tahun 2023 hingga 2025, telah dibangun 64 sekolah baru. Jumlah itu terdiri atas 36 sekolah pada tahun 2023, 18 sekolah pada 2024, dan 10 sekolah pada 2025. "Sehingga, saat ini jumlah sekolah menengah di NTT mencapai 1.033 unit yang terdiri atas 624 SMA, 60 SMK, dan 49 SLB," ujar dia.

Sementara itu, sebagai bagian dari pelaksanaan visi, misi, tujuh pilar, dan dasa cita Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2025–2030, pemerintah provinsi juga memperkuat akses ke perguruan tinggi dan pendidikan kedinasan.

Hingga akhir Mei 2025, tercatat ada 2.137 siswa mengikuti program pendampingan penuh. Dimana sebanyak 1.874 siswa menyelesaikan pendaftaran secara daring, 1.032 siswa lolos seleksi administrasi. Kemudian, 479 siswa lolos tahap akademik dan psikotes, 215 siswa mencapai tahap akhir seleksi dan 124 siswa resmi diterima di TNI, Polri, dan perguruan tinggi kedinasan.

Untuk jalur reguler, capaian juga menggembirakan, dimana tahun 2025, sebanyak 4.642 siswa asal NTT diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Jumlah itu terdiri atas 1.511 siswa melalui jalur prestasi (SNBP) dan 3.131 siswa melalui jalur tes (SNBT).

"Kita terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan melalui pembangunan sarana prasarana sekolah serta rekomendasi pendirian sekolah baru," ujar dia.

Sementara itu, dukungan bagi siswa kurang mampu diwujudkan melalui Program Indonesia Pintar dari Pemerintah Pusat serta implementasi Quick Wins Melki-Johni melalui beasiswa langsung dari APBD Provinsi Tahun Anggaran 2025.

"Implementasi itu hanya diberikan kepada 1.291 siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu dengan anggaran Rp3,09 miliar," tegasnya.

Dia berharap dengan peningkatan SDM serta semakin banyaknya fasilitas pendidikan yang memadai mampu membuat para pelajar semakin bergairah dalam menempuh pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
OJK Terbitkan Kebijakan Ada...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.