Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp757,8 Triliun, Strategi Bangun Masa Depan Bangsa

📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 21:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp757,8 Triliun, Strategi Bangun Masa Depan Bangsa Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Presiden Prabowo menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025

Anggaran pendidikan Indonesia tahun 2026 yang mencapai Rp757,8 triliun merupakan tonggak penting dalam sejarah perjalanan bangsa.

Belanja negara yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas, bukan sekadar pemenuhan konstitusi, melainkan strategi membangun masa depan.

Pendidikan adalah jantung pembangunan. Dari sanalah lahir manusia-manusia cerdas, pekerja terampil, ilmuwan, dan wirausahawan yang menjadi penggerak ekonomi serta penjaga peradaban bangsa.

Jika dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya, angka yang dialokasikan ini jauh lebih besar dan menunjukkan keseriusan pemerintah.

Peningkatan alokasi anggaran di tingkat dasar dan menengah akan berdampak langsung pada anak-anak bangsa di pelosok negeri.

Program renovasi sekolah yang sudah berjalan pada 2025 menjadi bukti konkret bahwa investasi pendidikan bukan sebatas wacana.

Sebanyak 13.800 sekolah telah direhabilitasi, begitu pula dengan 1.400 madrasah. Dengan perbaikan ini, anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang lebih layak, aman, dan sehat.

Selain fisik bangunan, anggaran besar itu diarahkan untuk memperkuat program-program yang selama ini menyentuh kebutuhan mendasar.

Program Sekolah Rakyat yang lahir untuk menjawab kebutuhan pendidikan non-formal bagi anak-anak yang sebelumnya terpinggirkan menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah memberi solusi cepat.

Begitu pula dengan Sekolah Garuda yang dirancang sebagai model unggulan, menjadi laboratorium sosial untuk membuktikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin bisa mendapat fasilitas terbaik.

Langkah strategis lainnya adalah program makan bergizi gratis. Sering kali potensi anak terhambat bukan karena kurang cerdas, melainkan karena tubuhnya kekurangan nutrisi.

Pemerintah menyadari, tidak ada pendidikan berkualitas tanpa kondisi fisik yang sehat. Dengan anggaran besar, pemberian gizi bagi pelajar menjadi prioritas agar daya pikir, konsentrasi, dan produktivitas anak-anak Indonesia meningkat.

Program ini tidak hanya memerangi stunting, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa keberhasilan akademik erat kaitannya dengan pola hidup sehat.

Tidak kalah penting, anggaran besar itu juga memberi dorongan signifikan bagi dunia riset.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
 ​AFPI dan PWI Jajaki Kol...

Harga Cabai Rawit Rp65.000/Kg, Telur Ayam Rp25.000/Kg

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
Nasional
PT KAI Alokasikan 331.463 T...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.