Kobarkan Semangat Nasionalisme, Khofifah Berangkatkan Tim Pengibaran Merah Putih Ekspedisi 80 Arjuno
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 21:58 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
SURABAYA - Menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 , Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 361 anggota Tim Ekspedisi 80 Arjuno dari halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (15/8).Tim ekspedisi ini akan mendaki Gunung Arjuno yang berada di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan untuk melakukan upacara pengibaran bendera merah putih sepanjang 80 meter di puncak. Khofifah juga menyerahkan 200 bibit cemara gunung dan 50 bibit eucalyptus kepada dua orang perwakilan pendaki yang akan ditanam ketinggian 2000 MDPL. Disamping itu warga bersama Tim Tahura (taman hutan raya) Raden Suryo juga melakukan upacara bendera di beberapa bukit yang masuk area hutan raya, diantaranya di Bukit Semar ( 933 mdpl), bukit Watu Jengger ( 1.100 mdpl) , bukit Cendono ( 1.131 mdpl), gunung Pundak ( 1.585 mdpl) , bukit lincing ( 1.860 mdpl), sekaligus melaksanakan berbagai kegiatan konservasi. Termasuk menanam cemara gunung dan eucalyptus, sehingga pada saat yang sama tumbuh aliran atau sumber air yang salah satunya bisa diambil dari Gunung Arjuno."Betapa makna sumber air begitu berharga bagi masyarakat utamanya di 5 dusun wilayah Singosari. Sehingga panjenengan (anda) yang akan menanam menjadi embrio sumber air berikutnya," ujarnya saat sambutan.Dijelaskan, Pemprov Jatim beberapa kali melakukan Aeroseeding untuk menebar benih yang caranya dilakukan dengan tidak mudah. Harus mendapat persetujuan dari KSAU karena menebar bibit menggunakan pesawat Angkatan Udara. Termasuk peta dari Perhutani karena setiap area bibitnya berbeda-beda. "Mencari benih tidak mudah dan mengumpulkan kurang lebih 1 tahun. Maka menanam yang panjenengan lakukan bentuk mencintai Indonesia dan mencintai alam," kata Khofifah. Menurut Khofifah, dengan menanam menjadi wujud nyata perjuangan zaman sekarang. Sebab, konsep perjuangan tempo dulu dan sekarang sangatlah berbeda. Saat ini, lanjutnya, perjuangan ditunjukkan dengan melakukan konservasi salah satunya menanam Cemara gunung dan eucalyptus. "Bakti kita untuk masyarakat, bangsa dan negara dengan menanam sekaligus melakukan upacara untuk mengobarkan merah putih," ungkapnya. "Semoga yang ditanam, tumbuh dengan baik, sehingga menjadi sumber air baru dan memberikan kehidupan bagi masyarakat," ungkapnya."Cintai merah putih dengan menjaga alam, daya dukung lingkungan. Ini cara kita mencintai negara, merah putih dan cara kita menjadi bagian untuk memberikan penguatan HUT kemerdekaan RI ke-80. Salam merah putih," pesan Khofifah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!