Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Jor-Joran Bansos dan Subsidi, Terbukti Tidak Turunkan Kemiskinan

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Anggaran juga papar Esther bisa dialokasikan untuk memperluas akses pendidikan karena pengentasan kemiskinan bisa terjadi kalau ada peningkatan kualitas pendidikan. Orang miskin bisa kaya karena pendidikan lebih baik sehingga kesempatan mendapat penghidupan lebih baik makin besar.

Subsidi energi misalnya, Pertalite dan Solar juga banyak dinikmati bukan golongan masyarakat bawah oleh karena itu perlu sistem yang lebih baik.

“Kelompok masyarakat menengah terlupakan, sehingga jumlah kelompok masyarakat menengah turun hampir 10 juta. Belum lagi golongan masyarakat rentan miskin,” papar Esther.

Sementara itu, pemerhati masalah kemiskinan dari Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi menekankan bahwa poin pentingnya bahwa program harus benar-benar menggerakan ekonomi riil ketimbang sekedar belanja project atau rutinitas pembiayaan birokrasi saja.

Alokasi bantuan sosial bersyarat (conditional cash transfer) seperti PKH sudah sangat tepat, untuk meningkatkan daya beli masyarakat tetapi dengan target sasaran yang jelas, dan ada komitmen untuk peningkatan kualitas hidup.

Pekerjaan rumah terbesarnya adalah membangun konektivitas dan alur prioritas pengentasan kemiskinan, misalnya kemiskinan baru dapat diatasi dengan akses pendidikan tinggi berkualitas, sehingga anak keluarga miskin bisa sekolah tinggi dan nantinya mengakses pendidikan yang layak.

“Pastikan bahwa keluarga-keluarga paling bawah mendapatkan akses pendidikan gratis berkualitas lewat sekolah rakyat, dan nantinya mereka digembleng untuk bisa masuk perguruan tinggi dan memiliki skill mumpuni di pasar kerja,”tegas Hafidz.

Faktor utama untuk keluar dari kemiskinan katanya, bukan semata meningkatkan daya beli/konsumsinya, tetapi mengubah mentalitasnya untuk bisa tumbuh dan naik kelas. Tidak mungkin ada peluang usaha, tanpa koneksi sosial yang luas dan kesempatan kerja pun susah didapat kalau tidak ada skill mumpuni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.