Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menekraf Minta Pelaku Industri Gim Manfaatkan Peluang di Gamescom 2025

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 20:32 WIB | Oleh:
Menekraf Minta Pelaku Industri Gim Manfaatkan Peluang di Gamescom 2025 Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menghadiri Gamescom 2025 di Cologne, Jerman.

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan, pelaku industri gim Indonesia yang mengikuti Gamescom 2025 sebaiknya memanfaatkan peluang yang hadir dalam ajang komunitas gaming global itu untuk memperluas jaringan dan jangkauan pasar.

Sembilan perusahaan gim dan satu penyedia situs web gim Indonesia berpartisipasi dalam Gamescom 2025, yang dilaksanakan dari 20 sampai 24 Agustus di Cologne, Jerman.

Sebagaimana dikutip dari keterangan pers kementerian di Jakarta, Kamis, Menekraf mengemukakan bahwa partisipasi pelaku industri gim Indonesia di Gamescom 2025 membuka peluang besar untuk membangun jejaring internasional, memperluas pasar ekspor, dan menarik minat investasi.

"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi industri gim nasional yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan," katanya.

Ia mengemukakan, partisipasi pelaku industri gim nasional dalam acara global seperti Gamescom juga menunjukkan bahwa industri dalam negeri sudah berkembang.

Saat ini ada lebih dari 150 juta pemain gim aktif, sebagian besar di platform mobile di Indonesia menurut keterangan pers kementerian.

Industri gim, yang nilai pasarnya mencapai 30 triliun rupiah atau sekira 1,9 miliar dolar AS pada 2024, juga telah menyerap lebih dari 180 ribu tenaga kerja.

"Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai pasar gim terbesar di Asia Tenggara dan peringkat 15 dunia," kata Teuku Riefky.

Kementerian Ekonomi Kreatif berupaya mendukung pengembangan industri gim dengan menyiapkan kebijakan dan regulasi yang berpihak pada pelaku industri.

Teuku Riefky menyampaikan pentingnya penyusunan kebijakan dan regulasi berbasis untuk mendukung pengembangan industri gim di dalam negeri.

"Oleh karena itu, kami berharap para pelaku industri dapat menyampaikan hasil pertemuan bisnis dan masukan strategis," katanya.

"Data dan rekomendasi ini akan menjadi pijakan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan mendukung pertumbuhan industri gim nasional," ia menambahkan.

Dalam upaya untuk mendukung pengembangan industri gim dalam negeri, Kementerian Ekonomi Kreatif juga mengundang perusahaan gim Jerman untuk berpartisipasi dalam ajang Indonesia Game Developer eXchange (IGDX).

IGDX, yang rencananya diselenggarakan di Bali dari 9 sampai 11 Oktober 2025, diharapkan bisa menjadi ajang pengenalan potensi industri gim Indonesia serta ruang kolaborasi strategis bagi para pelaku industri gim. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.