Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawa Barat Targetkan Tak Ada Lagi Kasus Stunting Baru di 2025

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 08:43 WIB | Oleh:
Jawa Barat Targetkan Tak Ada Lagi Kasus Stunting Baru di 2025 Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman di Bandung, Kamis (21/8).

BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menargetkan pada tahun 2025 ini tidak ada lagi kasus stunting baru (zero new stunting) sebagai upaya percepatan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan target tersebut akan dieksekusi lewat langkah konkret dan terintegrasi yang dilakukan di 27 kabupaten/kota Jawa Barat.

"Target kita jelas, tidak boleh ada lagi kasus stunting baru di Jawa Barat. Ini akan kita eksekusi melalui langkah konkret dan terintegrasi," kata Herman di Bandung, Kamis (21/8).

Herman menjelaskan, intervensi harus dilakukan secara menyeluruh, baik pada masa pra-lahir maupun pascakelahiran.

Untuk ibu hamil, Pemprov Jabar menekankan pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin minimal enam kali, konsumsi tablet tambah darah, serta pemenuhan gizi, terutama protein hewani.

Setelah kelahiran, fokus diarahkan pada pemenuhan hak tumbuh kembang bayi dan balita, melalui pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, dilanjutkan dengan ASI hingga usia dua tahun dan makanan pendamping yang bergizi.

"Pemenuhan gizi dan pola asuh yang baik adalah kunci utama pencegahan stunting. Ini adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat," ujarnya.

Target nol kasus baru stunting ini juga, kata Herman, diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) lintas sektor bersama perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Rabu (20/8).

Rakor TPPS itu sendiri, lanjut Herman, menjadi ajang konsolidasi lintas sektor dalam memperkuat sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan prevalensi stunting di Jawa Barat, yang masih menjadi tantangan serius di beberapa wilayah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga, tambah dia, siap memperkuat peran kader posyandu, tenaga kesehatan, serta optimalisasi program intervensi spesifik dan sensitif di tingkat daerah.

"Dengan kerja sama semua pihak, Insyaallah target zero new stunting bisa kita wujudkan demi masa depan anak-anak Jawa Barat yang lebih sehat dan cerdas," kata Herman menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.