Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otoritas Sementara Suriah Menarik Diri dari Perundingan SDF

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 23:32 WIB | Oleh:
Otoritas Sementara Suriah Menarik Diri dari Perundingan SDF Doc: AFP/OMAR HAJ KADOUR

DAMASKUS - Otoritas sementara Suriah pada Sabtu (9/8) mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menghadiri perundingan yang direncanakan di Paris dengan Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces/SDF) yang didukung oleh Amerika Serikat (AS).

Otoritas tersebut menuduh kelompok tersebut mengadakan konferensi "separatis" pada Jumat (8/8) yang merusak upaya integrasi yang sedang berlangsung.

Kantor berita SANA yang dikelola pemerintah Suriah mengutip sumber pemerintah anonim yang mengatakan bahwa pertemuan Hasakah pada Jumat tersebut, yang diselenggarakan oleh SDF dan dihadiri oleh tokoh-tokoh agama Druze dan Alawite, merupakan "pukulan" bagi upaya negosiasi dan "pelanggaran nyata" terhadap perjanjian 10 Maret.

Sumber tersebut menuduh SDF memfasilitasi "tokoh-tokoh separatis yang terlibat dalam tindakan permusuhan," dan menyebut pertemuan pada Jumat itu bertujuan untuk mengundang intervensi asing dan menerapkan kembali sanksi.

Sumber itu mengatakan bahwa konferensi Hasakah tidak mewakili kerangka kerja nasional, melainkan "aliansi rapuh dari pihak-pihak yang dirugikan oleh kemenangan rakyat Suriah dan jatuhnya rezim yang telah runtuh."

Pertemuan Hasakah itu, yang bertajuk "Kesatuan Posisi bagi Komponen-Komponen Suriah Timur Laut" (Unity of Position for the Components of Northeastern Syria), dalam pernyataan akhirnya yang disampaikan pada Jumat itu menyerukan konstitusi demokratis baru dan sistem terdesentralisasi yang menghormati keberagaman budaya dan agama di Suriah.

Menurut sumber tersebut, pertemuan itu merupakan penghindaran dari komitmen gencatan senjata dan upaya untuk mengintegrasikan institusi-institusi, serta kedok untuk "kebijakan perubahan demografi sistematis" terhadap warga Arab Suriah yang diduga dilakukan oleh "arus Kurdi ekstremis."

Menurut sumber tersebut, Damaskus menyerukan "keterlibatan serius" dalam implementasi perjanjian 10 Maret yang ditandatangani oleh pemimpin sementara Suriah Ahmed al-Sharaa dan komandan SDF Mazloum Abdi, yang mengamanatkan integrasi semua institusi sipil dan militer di Suriah timur laut ke dalam struktur negara.

Pada 25 Juli lalu, otoritas Suriah untuk urusan luar negeri mengatakan pihaknya telah sepakat dengan SDF untuk mengadakan konsultasi di Paris "sesegera mungkin" guna merampungkan implementasi perjanjian tersebut. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

25 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.