Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Bertahan dari Pemberontakan Berulang

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 07:24 WIB | Oleh:
Upaya Bertahan dari Pemberontakan Berulang Doc: Oli SCARFF / AFP
Ket. Pengunjung mendaki melewati pohon Sycamore Gap di sepanjang Tembok Hadrian dekat Hexham, Inggris utara.

ARGUMENTASI pembangunan Tembok Hadrian atau Tembok Hadrianus untuk menghalangi serangan yang disebut sebagai orang barbar di utara menjadi penjelasan terbaik di balik pembangunan tembok ini. Bangsa Romawi telah berulang kali menghadapi pemberontakan di Inggris sejak penaklukan mereka atas wilayah tersebut.

Meskipun kontak pertama Roma dengan Inggris adalah melalui ekspedisi Julius Caesar di sana pada tahun 55/54 SM, Roma tidak dapat menaklukkan secara sistematis hingga tahun 43 M di bawah Kaisar Claudius yang memerintah 41-54 M.

Pemberontakan Boudicca dari Iceni pada tahun 60-61 M mengakibatkan pembantaian banyak warga Romawi dan penghancuran kota-kota besar di antaranya, Londinium atau kota London saat ini. Namun pandangan tersebut menurut sejarawan Tacitus (yang hidup 56-117 M), menunjukkan cara-cara biadab orang Inggris terhadap pikiran Romawi.

Pasukan Boudicca dikalahkan di The Battle of Watling Street oleh Jenderal Gaius Suetonius Paulinus pada tahun 61 M. Pada Pertempuran Mons Graupius, di wilayah yang sekarang menjadi Skotlandia, Jenderal Romawi Gnaeus Julius Agricola memenangkan kemenangan yang menentukan atas Kaledonia dibawah Calgacus pada tahun 83 M.

Kedua pertikaian ini, serta pemberontakan di utara pada tahun 119 M (ditindas oleh gubernur Romawi dan jenderal Quintus Pompeius Falco), membuktikan bahwa Romawi memenuhi tugas mengelola penduduk asli Inggris.

Oleh karenanya disarankan pembangunan Tembok Hadrian, bertujuan untuk menahan atau mengendalikan orang-orang di utara tampaknya tidak mungkin seperti yang dibangun sebagai unjuk kekuatan. Kebijakan luar negeri Hadrian secara konsisten adalah “perdamaian melalui kekuatan” dan tembok akan menjadi ilustrasi yang mengesankan dari prinsip itu.

Dengan cara yang sama seperti Julius Caesar membangun jembatannya yang terkenal melintasi Rhine pada tahun 55 SM hanya untuk menunjukkan bahwa dia, dan karena itu Roma, dapat pergi ke mana saja dan melakukan apa saja.

Ditinggalkan Penerusnya

Setelah kematian kaisar Hadrian pada tahun 138 M, penerusnya, Antoninus Pius (memerintah tahun 138 hingga 161 M), mengadopsi kebijakan yang sangat berbeda di Inggris. Ia meninggalkan Tembok Hadrian dan melakukan upaya terpadu untuk menaklukkan atau menyerang dataran rendah Skotlandia di utara, ketimbang membentenginya dari serangan orang-orang barbar.

Namun setelah meraih beberapa keberhasilan dalam serangan, ia membangun barisan benteng baru di Skotlandia yang dikenal sebagai Tembok Antoninus. Penaklukan Antoninus terbukti hanya sementara dan, pada akhir masa pemerintahannya, benteng-benteng Skotlandia ditinggalkan dan Tembok Hadrianus kembali diduduki orang-orang Skotlandia. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.