Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Myanmar Myint Swe Meninggal Dunia

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 14:27 WIB | Oleh:
Presiden Myanmar Myint Swe Meninggal Dunia Doc: AP
Ket. Myint Swe, saat masih menjabat Wakil Presiden Myanmar, berpidato dalam upacara peringatan Hari Persatuan ke-73 Myanmar di Naypyitaw, Myanmar, pada 12 Februari 2020.

YANGON - Presiden Myanmar Myint Swe meninggal dunia setelah mengalami sakit selama setahun, menurut pernyataan junta, Kamis (7/8).

"Presiden U Myint Swe meninggal dunia pukul 8.28 pagi ini," kata junta. Presiden berusia 74 tahun itu meninggal di sebuah rumah sakit di ibu kota Naypyidaw.

Pemakaman Presiden Sementara U Myint Swe akan diselenggarakan sebagai pemakaman kenegaraan.

Pada Rabu, media pemerintah mengatakan ia mengalami "penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, demam dan penurunan fungsi kognitif" dan telah dirawat di perawatan intensif.

Top of Form

Ia menjadi presiden nominal setelah presiden petahana Win Myint ditangkap saat kudeta militer  bersama peraih Nobel dan pemimpin de facto, Aung San Suu Kyi. Mereka ditahan sejak saat itu.

Myanmar dilanda kekacauan sejak kudeta yang berujung perang saudara. Militer berjuang untuk menahan pemberontakan dan dituduh melakukan kekejaman, namun militer membantah.

Myint Swe pernah menjabat sebagai wakil presiden di bawah sistem kuasi-sipil Myanmar sebelum menjadi presiden boneka.

Junta militer mengandalkannya untuk menandatangani dekrit dan memberikan legitimasi pada pemerintahannya. Ia diberi cuti sakit pada Juli tahun lalu, dan tugasnya diserahkan kepada panglima junta militer dan panglima angkatan bersenjata Min Aung Hlaing.

Min Aung Hlaing minggu lalu mengakhiri keadaan darurat nasional dengan menggembar-gemborkan rencana pemilu pada bulan Desember sebagai jalan keluar dari konflik yang melanda negara itu.

Langkah ini menyerahkan kekuasaan dari kantor panglima angkatan bersenjata - yang diduduki oleh Min Aung Hlaing - kembali ke kantor presiden - yang juga dipegang oleh Min Aung Hlaing.

Kelompok oposisi berjanji akan memboikot pemilu tersebut, sementara seorang pakar PBB pada bulan Juni menggambarkan latihan tersebut sebagai "penipuan" yang dirancang untuk melegitimasi kekuasaan junta yang berkelanjutan.

Belum ada tanggal pasti yang ditetapkan untuk pemilu tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Potongan 8% kaga ada bedanya, malah makin parah ...
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Rona
The Brink of War: Teror Psi...
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.