Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Bergejolak: 20 Tewas, Hampir 1.000 Orang Ditangkap dalam Gelombang Protes

📅 Senin, 05 Jan 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Iran Bergejolak: 20 Tewas, Hampir 1.000 Orang Ditangkap dalam Gelombang Protes Doc: ANTARA/Xinhua/Li Muzi
Ket. Arsip Foto - Bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS, Rabu (8/1/2020).

ANKARA - Gelombang protes yang meluas di berbagai wilayah Iran telah menewaskan sedikitnya 20 orang dan menyebabkan hampir 1.000 orang ditangkap, seiring meningkatnya tekanan ekonomi dan ketidakpuasan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (Human Rights Activists News Agency/HRANA) melaporkan pada Minggu (4/1) bahwa gelombang protes di Iran telah menyebabkan 20 orang tewas dan hampir 1.000 orang ditangkap.

Menurut laporan rinci lembaga pers yang didirikan pada 2009 oleh para aktivis HAM Iran itu, demonstrasi yang telah memasuki hari kedelapan berturut-turut ini telah menyebar ke sedikitnya 222 lokasi di 78 kota dan 26 provinsi.

Aksi massa mencakup unjuk rasa di jalanan, pemogokan buruh, serta aksi yang dipimpin oleh mahasiswa universitas dengan sedikitnya 990 orang telah ditangkap sejak awal protes, meskipun HRANA menyebut jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

HRANA juga mencatat sebanyak 17 universitas terlibat dalam gelombang protes ini, yang terus berlanjut meskipun aparat keamanan meningkatkan pengerahan pasukan dan melakukan berbagai upaya untuk membubarkan massa.

Sedikitnya 20 orang tewas selama kerusuhan berlangsung, termasuk seorang anggota aparat keamanan dan penegak hukum, menurut laporan tersebut.

Selain itu, setidaknya 51 orang lainnya terluka yang sebagian besar diakibatkan oleh tembakan peluru karet dan butiran peluru plastik yang dilepaskan oleh aparat keamanan.

Korban tewas terdiri dari mahasiswa, buruh, dan warga sipil, dengan rentang usia antara 16 hingga 45 tahun.

HRANA juga mengonfirmasi bahwa seorang pengacara bernama Nasser Rezaei Ahangarany dipukuli oleh aparat keamanan saat protes di Khorramabad pada 3 Januari.

Secara terpisah, kantor berita Kurdpa melaporkan sedikitnya 30 orang terluka dalam demonstrasi di Malekshahi.

Lebih lanjut, HRANA menuturkan bahwa penangkapan yang telah dikonfirmasi terjadi di berbagai kota dan melibatkan baik individu maupun kelompok.

Penangkapan massal dilaporkan terjadi di kota-kota seperti Yazd, Isfahan, Kermanshah, Shiraz, dan Behbahan, dengan banyak dari mereka dilaporkan dipindahkan ke penjara-penjara setempat.

Beberapa penangkapan dikaitkan dengan aktivitas di media sosial, sementara lainnya terjadi selama bentrokan di jalanan.

Adapun gelombang protes di Iran dipicu oleh lonjakan inflasi, menurunnya daya beli masyarakat, ketidakstabilan pasar, serta meluasnya ketidakamanan pekerjaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.