Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uang Negara Rp327 Miliar Mengalir ke Sekolah Rakyat, Terobosan atau Pemborosan?

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uang Negara Rp327 Miliar Mengalir ke Sekolah Rakyat, Terobosan atau Pemborosan? Doc: ANTARA/HO-Jabar Bergerak Kota Bogor
Ket. Ilustrasi - Anak-anak sekolah.

JAKARTA – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga semester I-2025 telah mencapai Rp327,1 triliun.

Capaian ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program-program strategis nasional serta mempercepat pemulihan ekonomi melalui belanja yang terarah dan responsif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan belanja negara pada paruh pertama tahun ini difokuskan pada sektor prioritas, termasuk perlindungan sosial, infrastruktur, serta dukungan bagi dunia usaha dan UMKM.

Penyaluran anggaran juga diupayakan agar mampu memberikan efek pengganda (multiplier effect) terhadap perekonomian, baik dari sisi konsumsi maupun investasi.

Realisasi tersebut, menurutnya, menjadi indikator penting bahwa pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal, namun dengan fleksibilitas dalam merespons dinamika global dan domestik, seperti gejolak harga komoditas, tekanan inflasi, serta ketidakpastian ekonomi global.

“Hingga semester I tahun 2025, #UangKita sebesar Rp327,1 miliar telah disalurkan untuk pelaksanaan Sekolah Rakyat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” kata Sri Mulyani dalam Instagram @smindrawati di Jakarta, Rabu (6/8).

Dia menjelaskan APBN tahun 2025 mendukung sektor pendidikan Indonesia melalui banyak program, salah satunya melalui Sekolah Rakyat.

Program itu menjadi terobosan baru untuk menciptakan pemerataan fasilitas pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Pasalnya, lebih dari 3 juta anak Indonesia tercatat tidak bersekolah, mayoritas mereka berasal dari keluarga termiskin (desil 1-2).

Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menyebutkan alasan utama penyebab anak-anak Indonesia putus sekolah dikarenakan adanya hambatan keterbatasan ekonomi.

“Inilah yang mendasari terbentuknya inisiatif Sekolah Rakyat sebagai program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Sri Mulyani menyatakan Sekolah Rakyat hadir memberikan pendidikan berkualitas dan harapan untuk masa depan Indonesia.

Semangat itu, kata dia, yang akan terus dibawa dan dilanjutkan sebagai program prioritas pada tahun 2026.

Terpisah, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo siap tuntaskan pembangunan 50 Sekolah Rakyat Tahap 1C.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
OJK Ungkap Strategi Jaga St...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.