Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Pedal Puff Girls” Jadi Wadah Pesepeda Perempuan Gowes Keliling Kota Bandung

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 15:10 WIB | Oleh:
“Pedal Puff Girls” Jadi Wadah Pesepeda Perempuan Gowes Keliling Kota Bandung Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Berawal dari kebiasaan empat perempuan bersepeda bersama mengelilingi Kota Bandung, komunitas Pedal Puff Girls (PPG) kini berkembang menjadi ruang bagi perempuan untuk bersepeda sekaligus memperluas pertemanan.

Founder Pedal Puff Girls, Hana Shella, 29 tahun, mengatakan komunitas tersebut bermula pada 2024. Namun, aktivitas komunitas baru berjalan lebih aktif pada 2025.

“Awalnya itu bukan komunitas. Kita cuma gowes teman-teman, cuma berempat keliling-keliling kota,” kata Hana saat ditemui di Jalan Cendana, Sabtu (3/10).

Ide membentuk komunitas khusus perempuan muncul setelah Hana dan teman-temannya mendapat masukan dari sejumlah pesepeda laki-laki. Mereka melihat semakin banyak perempuan di Bandung yang mulai tertarik dengan aktivitas bersepeda.

Dari sana, Pedal Puff Girls mulai membuat konten di media sosial. Saat itu, pengikut mereka masih sekitar 200 orang. Perlahan, konten tersebut menarik perhatian perempuan lain yang ingin ikut bersepeda bersama.

“Teman-teman perempuan di Bandung mulai DM kita, ‘Kak, mau dong gowes bareng.’ Jadi kita adakan gowes bareng tiap minggu,” ujar dia.

Hana menjelaskan bahwa Pedal Puff Girls terbuka bagi perempuan dari berbagai usia dan tidak membatasi jenis sepeda yang digunakan. Mulai dari pelajar hingga ibu rumah tangga dapat bergabung.

“Yang boleh bergabung tentunya perempuan. Jenis sepedanya apa pun boleh, asal bukan sepeda motor. Usia juga berapa pun boleh,” tutur dia.

Saat ini, jumlah anggota yang tergabung dalam grup WhatsApp komunitas telah mencapai lebih dari 200 orang dan mendekati 300 anggota. Namun, jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan gowes mingguan biasanya sekitar 50 orang.

Peserta termuda bahkan masih duduk di kelas 6 SD. Sedangkan anggota lainnya berasal dari kalangan ibu rumah tangga berusia sekitar 30-an hingga 40-an tahun.

Kegiatan Pedal Puff Girls biasanya dimulai pada pagi hari. Para anggota melakukan rolling sekitar pukul 07.00 WIB dan umumnya selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu, kegiatan kerap dilanjutkan dengan nongkrong bersama.

Selain gowes rutin, komunitas juga sesekali berkolaborasi dengan kedai kopi maupun sejumlah brand.

Bagi Hana, keberadaan Pedal Puff Girls bukan hanya soal bersepeda. Komunitas tersebut juga menjadi tempat bagi perempuan untuk merasa lebih aman dan nyaman ketika bersepeda di jalanan.

Menurut dia, tidak sedikit perempuan yang menghubungi komunitas karena merasa malu atau khawatir jika harus bersepeda sendirian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Nasional
BMKG Ingatkan Warga Tajung ...
Daerah
Para Penari Kolosal Gandrun...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.