Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Pelestarian Bahasa Lokal, Pemkab Tangerang Siapkan Peraturan Bupati

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Pelestarian Bahasa Lokal, Pemkab Tangerang Siapkan Peraturan Bupati Doc: ANTARA
Ket. Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid menghadiri agenda Gebyar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Yayasan Budi Pekerti, Kecamatan Solear pada Sabtu (3/10/2026).

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyiapkan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) untuk mendukung perluasan dalam pelestarian bahasa lokal di satuan pendidikan di daerahnya tersebut.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan melalui penyiapan regulasi diharapkan pelestarian kekayaan seni, budaya, dan bahasa daerah khususnya penerapan bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi, yang wajib dijaga dan diwariskan ke generasi muda.

"Kita tuangkan dalam bentuk Peraturan Bupati, supaya seluruh sekolah bisa melaksanakan kegiatan lomba sekaligus memelihara dan mengabadikan bahasa yang ada di Kabupaten Tangerang," kata Bupati Maesyal di Tangerang, Minggu (04/10).

Ia mengatakan, melalui penyelenggaraan Gebyar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Yayasan Budi Pekerti, Kecamatan Solear diproyeksikan sebagai penguatan warisan budaya ke generasi muda.

"Ketiga bahasa ini harus kita lestarikan dan abadikan sebagai wujud bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang cinta terhadap bahasanya. Ini juga menjadi kebanggaan kita," ujar dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilli Windu Rezeki Seganda, mengatakan FTBI 2026 diikuti oleh 37 peserta dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Para peserta berkompetisi dalam berbagai kategori menarik, di antaranya menulis cerpen menggunakan bahasa daerah, pidato bahasa daerah, monolog dan berbalas pantun.

Dilli menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, berbudaya, kreatif, dan peduli terhadap warisan leluhur.

"Ini menjadi bagian dari komitmen bersama agar bahasa, budaya, dan sejarah Tangerang tetap hidup serta dikenal oleh generasi penerus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Para Penari Kolosal Gandrun...
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Ajak Semua...

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

33 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.