Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Kupang Dukung Pendirian Pusat Layanan Autis

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 21:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Kupang Dukung Pendirian Pusat Layanan Autis Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama para peserta bimtek Pola Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus yang digelar UPP Difabel GMIT Paulus dan Badan Hari Raya Gerejawi.

KUPANG – Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dr. Christian Widodo, menyatakan dukungan penuh terhadap pendirian Pusat Layanan Autis sebagai wujud pembangunan kota yang inklusif.

Christian menyatakan dukungan ini menandai babak baru kolaborasi strategis antara gereja dan pemerintah dalam menyediakan layanan inklusif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

“Saya sudah sampaikan kepada ketua panitia, silahkan buat proposalnya. Kita jalan bersama ke kementerian, kita ketuk satu per satu pintu, untuk anak-anak autis kita. Mereka juga punya hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang,” katanya di Kupang, Minggu (03/8).

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan bimbingan teknis Pola Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus yang digagas oleh Unit Pembantu Pelayanan (UPP) Difabel GMIT Paulus bersama Badan Hari Raya Gerejawi (BHRG).

“Anak-anak autis bukan hanya tanggung jawab orang tua. Masyarakat juga harus tahu cara menangani tantrum mereka, sama seperti kita diajari bantuan hidup dasar untuk orang yang terkena serangan jantung. Ini bentuk tanggung jawab sosial bersama,” kata Christian.

Pada kesempatan sama, Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Pdt. Delviana Poyck–Snae juga menyampaikan harapan besar terhadap dukungan Wali Kota Kupang.

“Gereja siap bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mewujudkan fasilitas yang layak bagi saudara-saudara berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Menurut Pdt. Delviana, GMIT Paulus menjadi satu-satunya jemaat di Kota Kupang yang telah memiliki UPP difabel secara khusus.

“Ini bukan hanya pelayanan karitatif. Gereja tidak boleh hanya memberi belas kasih lewat kata-kata, tapi harus menyediakan ruang nyata bagi saudara-saudara difabel agar menjadi subjek aktif dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus pengurus BHRG Aki Kala mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan nyata yang ditunjukkan oleh wali kota dan pihak gereja.

“Hari ini kami tidak merasa sendiri. Kami tahu, ada pemimpin yang memberi hati untuk perjuangan kami orang tua dari anak-anak berkebutuhan khusus,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.