Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Laporkan Lebih dari Satu Juta Orang Mengungsi di Haiti

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 02:30 WIB | Oleh:
PBB Laporkan Lebih dari Satu Juta Orang Mengungsi di Haiti Doc: AFP/LUIS TATO
Ket. Direktur Jenderal IOM, Amy Pope

JENEWA - Jumlah orang di Haiti yang meninggalkan rumah mereka karena kekerasan geng telah meningkat tiga kali lipat tahun lalu menjadi lebih dari satu juta, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (14/1). Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB mengatakan berdasarkan data terbarunya mengungkapkan bahwa 1.041.000 orang di Haiti saat ini sedang berjuang di tengah krisis kemanusiaan yang semakin meningkat.

"Pada Desember 2023, kami (mencatat) sekitar 315.000 orang mengungsi akibat kekerasan," kata juru bicara IOM, Kennedy Okoth Omondi, kepada wartawan. "Setahun setelah itu, kami melihat jumlah orang yang mengungsi meningkat tiga kali lipat menjadi lebih dari satu juta orang karena kekerasan geng di Haiti," imbuh dia.

Di Ibu Kota Port-au-Prince, IOM mengatakan pengungsian meningkat hingga 87 persen disebabkan oleh kekerasan geng yang tak henti-hentinya, runtuhnya layanan penting khususnya layanan kesehatan dan memburuknya kerawanan pangan.

Negara Karibia yang miskin ini telah terperosok selama puluhan tahun oleh ketidakstabilan politik, yang diperparah dalam beberapa tahun terakhir oleh kehadiran geng-geng yang semakin kuat.

Meskipun ada misi dukungan polisi yang dipimpin Kenya, yang didukung oleh Amerika Serikat dan PBB, kekerasan terus terjadi. Pekan lalu kantor hak asasi PBB mengatakan meningkatnya kekerasan geng di Haiti telah menyebabkan lebih dari 5.600 orang tewas tahun lalu dan ribuan lainnya terluka atau diculik.

"Haiti membutuhkan bantuan kemanusiaan berkelanjutan saat ini untuk menyelamatkan dan melindungi nyawa," kata Direktur Jenderal IOM, Amy Pope. "Kita harus bekerja sama untuk mengatasi akar penyebab kekerasan dan ketidakstabilan yang telah menyebabkan begitu banyak kematian dan kehancuran,” imbuh dia. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.