Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Umumkan Tarif Baru untuk Puluhan Mitra Dagang, Berlaku 7 Agustus 2025

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Trump Umumkan Tarif Baru untuk Puluhan Mitra Dagang, Berlaku 7 Agustus 2025 Doc: AP
Ket. Kontainer kargo berjejer di terminal pengiriman di Pelabuhan Oakland di California, AS pada Kamis, 31 Juli 2025.

WASHINGTON – Presiden Donald Tump menandatangani perintah eksekutif pada Kamis (31/7) yang mengenakan tarif pada banyak mitra dagang AS, sebuah langkah berikutnya dalam agenda perdagangannya yang akan menguji ekonomi global dan aliansi.

Kebijakan tersebut akan berlaku dalam 7 hari (7 Agustus), alih-alih batas waktu Jumat 1 Agustus yang ditetapkan sebelumnya oleh presiden Trump.

Perpanjangan ini mencerminkan kebutuhan pemerintah AS akan lebih banyak waktu untuk menyelaraskan tarif, menurut seorang pejabat senior yang dikutip Associated Press dengan syarat anonim.

Perintah ini berlaku untuk 68 negara dan 27 negara anggota Uni Eropa. Negara-negara yang tidak tercantum dalam perintah ini akan dikenakan tarif dasar sebesar 10%.

Perintah eksekutif tersebut mengakhiri hari yang sibuk ketika negara-negara berusaha melanjutkan negosiasi dengan Trump, sementara badan perdagangannya terus menguji ekonomi global.

Bahasa di sekitar kesepakatan tarif ini mengandung "banyak ambiguitas konstruktif", kata mantan kepala ekonom Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Robert Koopman.

Ia mencatat perbedaan antara kesepakatan tersebut dan perjanjian perdagangan, yang biasanya sangat rinci dan memiliki "bahasa yang sangat spesifik". Namun, sejauh ini kami hanya melihat sedikit detail tentang kesepakatan tersebut, kata Koopman kepada Asia First Channel News Asia.

Ia mengatakan kesepakatan tersebut "memungkinkan presiden AS untuk menyatakan kemenangan", sementara sebagian besar mitra dagang AS pada dasarnya memutuskan untuk tidak membalas demi mendapatkan tarif yang relatif lebih rendah daripada yang diancamkan.

"Kedua belah pihak dalam kesepakatan pada dasarnya dapat mengatakan, 'Kami mendapatkan sesuatu dari ini, dan belum ditentukan secara pasti apa itu, dan seiring berjalannya waktu, kami berdua akan menafsirkan bahasa dalam kesepakatan dengan cara yang menguntungkan kami'."

“(Ini) kemungkinan berarti lebih banyak negosiasi, lebih banyak diskusi, dan lebih banyak ketidakpastian bagi perusahaan dagang," tambah dosen senior Hurst di Sekolah Layanan Internasional Universitas Amerika.

Reaksi Pasar Beragam

Pasar Asia bergerak variatif pada Jumat (1/8) pagi menyusul pengumuman tarif baru Trump untuk beberapa mitra dagang. 

Kospi Korea Selatan mengalami penurunan terdalam - turun 2,81 persen pada pukul 09.45 waktu Singapura. 

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,84 persen pada pukul 10.00.

Hingga pukul 09.50 waktu Singapura, Nikkei Jepang mengalami sedikit penurunan sebesar 0,41 persen. 

Indeks Straits Times naik tipis sebesar 0,29 persen pada pukul 09.54. 

Bursa Efek Kuala Lumpur juga naik 0,95 persen pada pukul 9.43 pagi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta dibuka menguat 0,89 persen pada Jumat pagi .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Lima Kandidat Utama Juara Tunggal Putri Wimbledon 2026

8 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Lima Kandidat Utama Juara T...

Serangan Udara AS Tewaskan Komandan Senior ISIS di Suriah

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Serangan Udara AS Tewaskan ...
Luar Negeri
Wahana Penjelajah NASA Mend...
Daerah
Perkembangan Pembangunan Se...
Nasional
Sektor Informal Masih Menye...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.