Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stimulus Gede-Gedean, Pemerintah Mainkan Jurus Terakhir Dongkrak Ekonomi

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 23:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stimulus Gede-Gedean, Pemerintah Mainkan Jurus Terakhir Dongkrak Ekonomi Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Program MBG yang menjadi salah satu kebijakan stimulus ekonomi pemerintah.

JAKARTA - Stimulus fiskal agresif dapat membantu memulihkan ekonomi yang sedang terpuruk akibat krisis atau resesi. 

Dengan meningkatkan belanja pemerintah dan memberikan insentif pajak, pemerintah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. 

Stimulus fiskal yang tepat sasaran, seperti subsidi atau bantuan langsung tunai, dapat meningkatkan daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. 

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengatakan stimulus fiskal yang lebih agresif dan tepat sasaran menjadi harapan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II 2025 di tengah berbagai tantangan.

"Salah satu harapan kita itu adalah stimulus fiskal yang akan lebih agresif dan tepat sasaran pada semester II 2025 nanti, karena ruang kebijakan fiskal masih sangat leluasa. Terlihat dari besarnya uang bersih pemerintah di Bank Indonesia mencapai sekitar Rp572 triliun," katanya dalam "Perbanas Review of Indonesia's Mid-Year Economy (PRIME) 2025", yang dikutip di Jakarta, Jumat (1/8).

Pada tahun ini, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari 2,75 persen menjadi 2,3 persen.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga turut dipangkas juga dari 5,1 persen menjadi 4,7 persen.

Laju penyaluran kredit industri perbankan nasional pun mengalami hal serupa, yakni sekitar 7,8 persen year on year (yoy) hingga akhir Juni 2025 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 10,5 persen.

"Dengan berbagai tantangan seperti melambatnya pertumbuhan ekonomi pada semester I 2025 ini yang diikuti dengan perlambatan pertumbuhan kredit serta berbagai tantangan, seharusnya kita masih punya peluang tumbuh lebih baik pada semester II ini, masih ada hope ya di semester II 2025," ungkap Hery.

Sejumlah stimulus yang telah digelontorkan pemerintah pada semester II 2025 adalah diskon tiket, diskon tarif tol, bantuan sosial sembako dan beras, bantuan subsidi upah (BSU), hingga diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp24,44 triliun.

Paket stimulus ekonomi triwulan II digelontorkan untuk bulan Juni dan Juli 2025, sedangkan realisasi per Juni 2025 telah mencapai Rp13,6 triliun.

Berdasarkan hasil perhitungan Perbanas, paket stimulus ekonomi jilid II diperkirakan dapat menambah pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 0,09 persen dari baseline di tahun ini 4,79 persen.

Artinya, kebijakan stimulus jilid II berdampak positif terhadap perekonomian kendati relatif terbatas.

"Terdapat beberapa program unggulan Bapak Presiden Prabowo yang juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di semester II nanti, yaitu Makan Bergizi Gratis, kemudian program 3 juta rumah yang sekarang mulai berjalan. Kami meyakini multiplier effect dari program tersebut cukup besar terhadap perekonomian dijalankan secara efektif dan tepat sasaran," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.