Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Baru! RI Jajaki Integrasi Sistem Keuangan dengan Negeri Kangguru

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Baru! RI Jajaki Integrasi Sistem Keuangan dengan Negeri Kangguru Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Keuangan RI Thomas Djiwandono saat menyampaikan keterangan kepada awak media seputar kerja sama dengan New Development Bank (NDB) menjelang perhelatan KTT BRICS 2025 di Rio De Janeiro, Brasil, Sabtu (5/7).

Jakarta - Indonesia, diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, menjajaki peluang kerja sama teknis dan pertukaran pengetahuan sistem keuangan dengan Australian Prudential Regulation Authority (APRA).

Penjajakan itu dilakukan saat pertemuan bilateral di tengah rangkaian Economic Policy Dialogue tahunan antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Australian Treasury.

Dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/7), Wamenkeu Thomas menyampaikan bahwa tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Sebab, restrukturisasi kelembagaan di Kementerian Keuangan melahirkan Direktorat Jenderal baru untuk Pengembangan dan Stabilitas Sektor Keuangan.

Langkah tersebut dikatakan mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat ekosistem keuangan yang sehat, inovatif, dan berdaya tahan.

Sesi diskusi juga menyoroti reformasi besar di Indonesia melalui Omnibus Law on the Financial Sector yang diyakini sebagai landasan penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Reformasi itu adalah membangun sistem keuangan yang tangguh, inklusif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dalam konteks ini, APRA dianggap sebagai mitra penting untuk bertukar pengalaman terkait tata kelola dan stabilitas sektor keuangan.

Pada kunjungan itu kedua belah pihak juga sinergi kelembagaan serupa antara Financial Sector Stability Committee (KSSK) di Indonesia dan Council of Financial Regulators (CFR) di Australia, termasuk mekanisme koordinasi saat terjadi tekanan pasar serta pendekatan lintas sektor seperti ekonomi digital dan isu perubahan iklim.

Selain berdiskusi terkait lembaga keuangan, APRA pun menyoroti langkah Indonesia dalam menghadapi gejolak global, seperti tarif perdagangan Amerika Serikat.

Mereka mengapresiasi langkah Indonesia dalam melakukan diversifikasi negara yang berpotensi menjadi investor ke Indonesia, seperti Australia melalui peluncuran Kangaroo Bond.

APRA juga menjelaskan bahwa investor Australia secara fundamental memiliki kepercayaan terhadap kebijakan Indonesia melihat banyak potensi ekonomi yang bisa dikembangkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.