Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Batang : Lima Orang Tewas Selama Pelaksanaan Operasi Patuh

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 21:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Batang : Lima Orang Tewas Selama Pelaksanaan Operasi Patuh Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kepolisian Resor Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana bersama Kasatlantas AKP Ahmad Zainurozaq saat pengamanan di jalur pantura dan tol Kandeman, belum lama ini.

BATANG – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, menyebutkan sebanyak lima orang meninggal dunia akibat kasus kecelakaan yang terjadi selama pelaksanaan Operasi Patuh, 14-27 Juli 2025.

Kepala Kepolisian Resor Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana, di Batang, Selasa (29/7), mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 19 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan lima orang dinyatakan meninggal dunia, 22 orang mengalami luka ringan, dan kerugian materiil sekitar Rp37,6 juta.

"Secara status jalan, jalur nasional menjadi penyumbang terbesar dengan sembilan kejadian,sedangkan dari segi fungsi jalan, kecelakaan terbanyak terjadi di jalan arteri," katanya.

Menurut dia, beberapa kasus kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB atau saat jam sibuk yaitu sebanyak tujuh kasus.

Berdasar data yang dihimpun, kata dia, pelaku kecelakaan didominasi oleh usia muda dan menengah yaitu umur 16-20 tahun, 26-30 tahun, 31-35 tahun, dan 56-60 tahun masing-masing menyumbang tiga kasus. 

"Mayoritas pelaku pelanggaran adalah karyawan swasta sebanyak 13 orang dengan kategori tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) 11 pelanggar. 
Sedangkan dari sisi korban, kelompok usia 26-30 tahun, 31-35 tahun, dan 56-60 tahun masing-masing tercatat sebanyak 4 orang," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Satlantas AKP Ahmad Zainurrozaq mengatakan profesi korban didominasi karyawan swasta sebanyak 21 orang, dengan SIM C juga mendominasi di angka 15 lembar.

Kemudian, kata dia, pengendara sepeda motor menjadi kendaraan paling banyak terlibat kecelakaan yaitu sebanyak 25 unit.

"Jenis kecelakaan yang paling sering terjadi adalah tabrakan depan-belakang, tercatat sebanyak 5 kasus. Faktor penyebab paling dominan adalah karena mendahului, berbelok, atau berpindah jalur secara tidak aman yaitu ada 14 kasus yang terjadi karena faktor ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PT Transportasi Jakarta Gel...

Jonatan Christie Amankan Tempat di Semifinal

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Amankan Te...
Olahraga
Sabar dan Reza Sukses Menem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.