100 Pemuda ASEAN Siap Buat Perubahan Melalui Proyek Sosial Lintas Negara
📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 16:12 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain itu, ada juga proyek “Glorious Golo Mori” yang diinisiasi oleh Insan Bumi Mandiri. Proyek ini menjawab isu kesenjangan akses terhadap infrastruktur di Desa Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya pasokan listrik yang terbatas.
Menjawab tantangan tersebut, proyek ini akan memasang fasilitas penyimpanan dingin (freezer) bertenaga surya guna menjaga kesegaran produk perikanan, meningkatkan daya jualnya, serta memperkenalkan energi terbarukan di wilayah tersebut.
Secara paralel, proyek ini juga akan membentuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dipimpin oleh perempuan dengan fokus pada produk olahan ikan untuk menciptakan peluang pendapatan lebih stabil.
Inisiatif ini akan memberi manfaat secara langsung bagi 70 individu, termasuk 50 nelayan dan 20 pelaku UMKM, dan secara tidak langsung mendukung lebih dari 2.600 individu (keluarga, nelayan, dan pelaku UKM lainnya). Dengan mengintegrasikan energi bersih dan pembangunan ekonomi inklusif, “Glorious Golo Mori” memperkuat ketahanan Masyarakat dan membuka jalan bagi pertumbuhan berkelanjutan di wilayah pesisir ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, proyek “Textile Rekindling Initiative (TRI)” oleh PT Tri Cinta Bumi di Bali bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah tekstil pasca konsumsi yang semakin meningkat dengan mendirikan Pusat Pengelolaan Limbah Tekstil yang berfungsi sebagai pusat keberlanjutan.
Tempat tersebut akan dilengkapi dengan toko barang bekas (thrift store), perpustakaan alat reparasi, dan ruang pelatihan, serta didukung oleh berbagai kegiatan seperti lokakarya komunitas, program sekolah, bazar amal, dan kampanye digital.
Pendekatan holistik ini menjawab kurangnya infrastruktur daur ulang, rendahnya kesadaran publik, serta potensi ekonomi yang hilang akibat limbah tekstil. Inisiatif ini memberikan manfaat langsung bagi 2.640 individu, termasuk perajin lokal, pelajar, dan anggota komunitas yang mendaur ulang pakaian mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kampanye digitalnya yang dilakukan diperkirakan akan menjangkau lebih dari 500.000 individu. Dengan mempromosikan fesyen sirkular dan memberdayakan masyarakat setempat, “Textile Rekindling Initiative (TRI)” mendorong kebiasaan berkelanjutan dan membuka peluang ekonomi kreatif di Bali.
Setelah kegiatan lokakarya, relawan muda akan ditugaskan ke lokasi proyek yang telah ditentukan, di antara sepuluh komunitas yang tersebar di enam negara ASEAN. Selama dua minggu, mereka akan tinggal dan bekerja bersama masyarakat setempat, mencari solusi dan membangun koneksi kuat dan berkelanjutan demi memperkuat persatuan ASEAN dari akar rumput.
Sejak diluncurkan pada tahun 2018, program eYAA telah memberdayakan 382 relawan muda, mengimplementasikan 40 proyek komunitas, serta memberi dampak positif pada lebih dari 89.000 individu di seluruh kawasan ASEAN.
Setiap tahunnya, jangkauan serta relevansi program ini semakin meningkat. Dengan bergabungnya Vietnam dalam daftar negara proyek tahun ini, program eYAA terus memperluas jangkauannya sekaligus memperdalam dampaknya di tempat yang paling membutuhkan.
Seperti Zulfikar Dabby Anwar, alumni program eYAA: Angkatan ke-4 dari Indonesia yang sebelumnya berkontribusi dalam inisiatif pengelolaan sampah di Kuching, Sarawak, Malaysia. Sekarang, Zulfikar berperan penting sebagai perwakilan CSO untuk salah satu proyek komunitas di program eYAA: Angkatan ke-5.
Perjalanan Zulfikar menyoroti dampak berkelanjutan dari program eYAA yang tidak hanya memberdayakan kepemimpinan anak muda untuk pembangunan masyarakat secara berkelanjutan, tetapi juga mempromosikan kolaborasi lintas negara yang bermakna di antara para pemangku kepentingan yang beragam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!