Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Banten Wajibkan Setiap TPA Miliki Alat Pemadam Kebakaran Usai Insiden TPA Jatiwaringin

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Banten Wajibkan Setiap TPA Miliki Alat Pemadam Kebakaran Usai Insiden TPA Jatiwaringin Doc: Antara
Ket. Gubernur Banten Andra Soni memberikan pernyataan resmi terkait penanganan dan antisipasi insiden kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten (2/7).

Kabupaten Tangerang - Gubernur Banten Andra Soni mewajibkan pemerintah kota/kabupaten menyediakan fasilitas alat pemadam kebakaran di setiap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai memitigasi terjadinya insiden kebakaran akibat cuaca ekstrim.

"Ya, nanti harus kita pikirkan di setiap TPA yang ada di Provinsi Banten, wajib punya alat pemadam," kata Gubernur Andra di Tangerang, Kamis (2/7).

Ia mengatakan, dengan adanya alat pemadam di TPA, maka akan memudahkan petugas dalam membasahi gunungan sampah. Sebab, di dalam tumpukan sampah itu, ada gas metan yang sewaktu-waktu bisa membuat api membesar.

"Karena kan memang harus sering dibasah, dibasahi ya. Asal tahu saja, TPA Jatiwaringin itu tingginya sampah sudah setara dengan gedung 7 lantai, jadi kita doakan ini tidak berlarut-larut," terangnya.
Ia bilang, berdasarkan perkiraan BMKG, suhu udara dalam 30 tahun terakhir ini merupakan yang paling panas dengan durasi musim panas terpanjang. Faktor cuaca terik ditambah hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar dan memperluas area kebakaran di TPA Jatiwaringin.

"Sehingga salah satunya menyebabkan terjadinya kebakaran sampah di Jatiwaringin," tuturnya.

Dia bilang, untuk penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin saat ini berjalan dengan baik berkat kolaborasi cepat dari berbagai pihak yang dipimpin langsung oleh Bupati setempat selama tiga hari berturut-turut.

Dimana, lanjutnya, bantuan armada pemadam dari BNPB dengan helikopter Water bombing serta kendaraan pemadam dari berbagai kabupaten dan kota sekitar sudah dikerahkan ke lokasi, termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.

"Alhamdulillah, berkat kolaborasi seluruh pihak, langsung dipimpin oleh Bapak Bupati secara langsung selama tiga hari berturut-turut, saya melihat di sana koordinasinya berjalan dengan baik. Upaya pemadaman sedang berlangsung dan diharapkan tidak dalam waktu lama lagi bisa diatasi," ungkapnya.
Dalam hal ini, pihaknya juga turut menyoroti terkait bahaya dampak asap kebakaran. Pemerintah mengimbau adanya langkah antisipasi tingkat tinggi mengingat adanya potensi bahaya di bawah tumpukan sampah yang terbakar.

Di dalam gunungan sampah tersebut, kata dia,  terkandung gas metana yang sangat mudah terbakar dan berpotensi memicu ledakan atau api susulan. Sebagai langkah pencegahan awal, telah didiskusikan dengan pihak terkait untuk memperketat pembatasan akses bagi warga atau pihak luar yang ingin memasuki wilayah TPA Jatiwaringin.

"Yang perlu sama-sama kita antisipasi adalah tumpukan sampah tersebut di bawahnya mengandung gas metana, dan ini berpotensi. Sehingga saya meminta, tadi sudah berdiskusi dengan pihak terkait, mengharapkan supaya ada pembatasan orang masuk ke wilayah sana," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Khawatirkan Durasi Musim Hujan yang Pendek

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Khawatirkan Durasi Mus...
Advertisement
Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.