Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Melonjak, Investor Bertaruh Konflik Global Segera Mereda

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melonjak, Investor Bertaruh Konflik Global Segera Mereda Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto.
Ket. Ilustrasi-Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap meredanya ketegangan geopolitik global serta ekspektasi bahwa bank-bank sentral utama akan melanjutkan siklus pelonggaran suku bunga.

Kombinasi kedua sentimen tersebut mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham di pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Namun, keberlanjutan penguatan IHSG tetap akan bergantung pada realisasi kebijakan moneter global, perkembangan konflik geopolitik, serta kondisi fundamental ekonomi domestik.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/7) sore, ditutup menguat 49,44 poin atau 0,87 persen ke posisi 5.744,56 seiring optimisme pelaku pasar terhadap perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga global.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,74 poin atau 1,57 persen ke posisi 565,49.

"Bursa kawasan Asia cenderung bergerak menguat, pasar mencermati proses keberlangsungan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, serta sinyal suku bunga acuan The Fed," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, pelaku pasar masih mencermati perkembangan proses perdamaian AS dengan Iran yang berlangsung di Doha, Qatar.

Harga minyak kembali mendekati level sebelum perang seiring pengiriman minyak mentah melalui Selat Hormuz terus pulih, menjadi sebuah sinyal kemajuan dalam pembicaraan perdamaian antara AS dengan Iran, sehingga semakin meredakan kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan.

Peningkatan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz dan tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan secara tidak langsung antara AS dengan Iran, mendorong harga minyak lebih rendah dan meredakan kekhawatiran inflasi.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memuji kemajuan dalam negosiasi antara AS dengan Iran, setelah putaran pembicaraan tidak langsung.

Dari segi kebijakan moneter, pelaku pasar mencermati sinyal kebijakan bank sentral AS The Fed, yang kemungkinan berpotensi masih memiliki ruang menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini.

Sebelumnya, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan ekspektasi inflasi telah mereda selama sebulan terakhir, yang menandakan tidak ada urgensi untuk menaikkan suku bunga.

Namun, Warsh menegaskan kembali komitmen The Fed untuk memulihkan stabilitas harga, pelaku pasar terus memperkirakan lebih dari 60 persen kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pada September 2026.

Dari dalam negeri, turunnya harga minyak dunia akan mengurangi tekanan fiskal, sehingga akan meringankan pengeluaran subsidi BBM dan selanjutnya memberikan ruangan penurunan harga BBM non subsidi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.