Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik Thailand-Kamboja, Bangkok: Lebih dari 100.000 Warga Sipil Mengungsi

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 11:05 WIB | Oleh:

Pasukan darat yang didukung oleh tank bertempur untuk menguasai wilayah, sementara Kamboja menembakkan roket dan peluru ke Thailand, dan Thailand mengerahkan jet F-16 untuk menyerang target militer di seberang perbatasan.

Kedua belah pihak saling menyalahkan karena melepaskan tembakan terlebih dahulu, sementara Thailand menuduh Kamboja menargetkan infrastruktur sipil, termasuk sebuah rumah sakit yang terkena serangan peluru dan sebuah pompa bensin yang terkena setidaknya satu roket.

Bentrokan hari Kamis terjadi beberapa jam setelah Thailand mengusir duta besar Kamboja dan menarik utusannya sendiri setelah lima anggota patroli militer Thailand terluka oleh ranjau darat.

Kamboja menurunkan hubungan ke "level terendah" pada hari Kamis, menarik semua diplomatnya kecuali satu dan mengusir diplomat Thailand dari Phnom Penh.

Atas permintaan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat untuk membahas bentrokan mematikan tersebut, kata sumber diplomatik kepada AFP.

Amerika Serikat mendesak konflik "segera" diakhiri. Sementara Prancis yang menguasai Kamboja di masa kolonialisme,membuat seruan serupa.

Uni Eropa dan Tiongkok -- sekutu dekat Phnom Penh -- mengatakan "sangat prihatin" tentang bentrokan tersebut dan menyerukan dialog.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.