Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Zulfani Sesmiarni, Istri Babinsa dari Bukittinggi yang Jadi Profesor Pendidikan

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 22:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zulfani Sesmiarni, Istri Babinsa dari Bukittinggi yang Jadi Profesor Pendidikan Doc: Puspen TNI
Ket. Semangat juang Zulfani Sesmiarni, istri Sertu Bertoni dari Kodim 0304/Agam, bawa dirinya meraih gelar Profesor Pendidikan.

Semangat juang dan keteguhan hati tak hanya menjadi milik para prajurit TNI, tetapi juga melekat pada keluarga mereka. Kisah inspiratif datang dari Bukittinggi, Sumatera Barat, ketika Prof. Dr. Zulfani Sesmiarni, M.Pd., istri Babinsa Ampek Angkek Candung Kodim 0304/Agam, Sertu Bertoni, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dalam bidang Teknologi Pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Sumatera Barat, Rabu (23/07/2025).

Perjalanan Prof. Zulfani untuk meraih jabatan akademik tertinggi ini bukanlah langkah yang mudah. Di tengah kesibukannya sebagai dosen, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0304/Agam dan pendamping suami yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) sekaligus ibu dari dua putri, beliau mampu membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan dukungan keluarga dapat mengantarkan pada puncak prestasi.

Prof. Zulfani lahir di Koto Panjang pada 23 September 1981, ia menempuh pendidikan sejak SD 09 Koto Panjang tahun 1994, SLTP 02 Tanjung Ampalu tahun 1997, hingga SMU 1 Sijunjung tahun 2000. Berkat jalur prestasi (PMDK), beliau diterima di Universitas Negeri Padang (UNP) dan meraih gelar Sarjana Teknologi Pendidikan tahun 2004 dengan Beasiswa Supersemar. Gelar Magister (S2) diselesaikan di UNP melalui Beasiswa STAIN Bukittinggi tahun 2007, sedangkan gelar Doktor (S3) diperolehnya dari Universitas Negeri Jakarta dengan Beasiswa Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama pada tahun 2013.

Prof. Zulfani juga aktif berkarya di dunia akademik. Ia telah menerbitkan berbagai buku, di antaranya Model Evaluasi Program Pembelajaran, Model Pembelajaran Ramah Otak dalam Kurikulum 2013, Filsafat Pendidikan, dan Perencanaan Pembelajaran: Kurikulum Merdeka. Karya ilmiahnya pun banyak dimuat di jurnal nasional dan internasional, seperti penelitian tentang pembelajaran daring saat pandemi COVID-19 dan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis Augmented Reality.

Menanggapi hal tersebut, Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi  dan turut bangga atas pencapaian luar biasa istri prajurit TNI tersebut yang di sampaikan di Jakarta,  Rabu, 23 Juli 2025, “Keluarga adalah benteng moral dan sumber semangat bagi setiap prajurit TNI. Pencapaian Prof. Zulfani membuktikan bahwa keluarga prajurit juga bisa memberikan kontribusi luar biasa dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan,” tegas Kapuspen TNI.

Lebih lanjut, Kapuspen TNI menambahkan bahwa semangat membangun SDM unggul harus dimulai dari lingkungan terdekat prajurit. “Kisah ini adalah teladan. TNI bangga terhadap peran istri prajurit yang berprestasi dan berdampak nyata bagi masyarakat. Semoga menjadi pemicu semangat bagi keluarga besar TNI di seluruh penjuru tanah air,” pungkasnya.

Kisah sukses Prof. Zulfani menjadi teladan bagi keluarga besar TNI dan masyarakat luas. Beliau menunjukkan bahwa peran istri prajurit tidak hanya sekadar mendukung dari belakang, tetapi juga dapat berkontribusi besar dalam dunia pendidikan dan inspirasi bangsa serta menunjukkan sinergi yang kuat antara tugas seorang Babinsa yang melekat di tengah masyarakat, dengan peran keluarga yang mendukung pembangunan intelektual bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

45 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.