Papua Pegunungan Fokus Perlindungan Lingkungan Lewat Kajian KLHS
📅 Selasa, 22 Jul 2025, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Papua Pegunungan (Papeg) mendorong kajian lingkungan hidup strategis atau KLHS sebagai dasar hukum perlindungan lingkungan di delapan kabupaten daerah ini.
Kepala DLHKP Papua Pegunungan Rumbin Yulahap di Wamena, Selasa mengatakan KLHS dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam seluruh kebijakan, rencana dan program pembangunan berkelanjutan.
“KLHS membantu mengidentifikasi potensi dampak lingkungan dari berbagai program pembangunan dan merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mengurangi dampak negatif serta mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Menurut dia, sebagai daerah otonomi baru atau DOB maka harus memastikan landasan hukum bagi lingkungan di delapan kabupaten Papua Pegunungan.
“Mengapa landasan hukum harus dilakukan karena sebagai DOB pasti akan ada pembangunan yang dilakukan di daerah ini, maka landasan hukum lingkungan perlu ada supaya setiap pembangunan yang akan dilakukan di Papua Pegunungan tidak mengganggu lingkungan dan ekosistem,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan saat ini kajian KLHS telah dituangkan dalam rencana tata ruang wilayah atau RTRW yang sedang digodok oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Papua Pegunungan.
“Konsep pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan telah tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 13 tahun 2024. Maka Dinas PUPRPKP Papua Pegunungan sebagai OPD teknis maka harus membuat regulasi hukum sehingga setiap pembangunan yang nantinya dikerjakan tidak mengganggu ekosistem alam,” katanya.
Dia menambahkan KLHS harus juga diterapkan di pemerintah daerah delapan kabupaten sehingga meminimalisir sejak dini kerusakan lingkungan akibat pembangunan berkelanjutan di kemudian hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami berharap delapan kabupaten di Papua Pegunungan juga menerapkan KLHS dalam setiap pembangunan sehingga tidak ada kerusakan lingkungan yang terjadi ketika pembangunan dilakukan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!