Petinju Tak Terkalahkan Agit Kabayel Incar Laga Berikut Lawan Uysk
📅 Senin, 21 Jul 2025, 18:55 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara
JAKARTA - Juara dunia kelas berat (90,7 kg) sementara World Boxing Council (WBC) yang tak terkalahkan Agit Kabayel mengincar laga berikutnya melawan juara dunia yang tak terbantahkan Oleksandr Usyk.
"Anda tahu, dua orang yang tidak pernah kalah dalam karir mereka. Dia (Oleksandr Usyk) nomor satu di dunia, saya nomor empat di peringkat Majalah Ring. Mengapa tidak? Aku 26-0, dia 24-0. Ayo. Mungkin Turki Alalshikh (dapat melakukannya), saya siap," kata Agut Kabayel dalam laporan laman The Ring yang dikutip di Jakarta, Senin (21/7).
Petinju asal Jerman itu memuji Usyk yang mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBA, WBC, IBF, WBO, dengan menumbangkan Daniel Dubois di Stadion Wembley pada Minggu (20/7) WIB.
Kabayel memilih tempat duduk di barisan terdepan untuk menyaksikan penampilan kelas master terbaru dari sang juara asal Ukraina itu.
"Usyk adalah petinju yang luar biasa. Ia membuat segalanya sempurna dan menghentikannya. Inilah dia, inilah tinju kelas berat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kabayel memperkirakan Dubois akan menekan Usyk pada empat ronde pertama namun Usyk sangat cerdas dengan serangan balik yang hebat.
Setelah mengalahkan Dubois, Tyson Fury dan Anthony Joshua masing-masing dua kali, Usyk telah melahap lapangan kelas berat, namun seperti yang ia katakan setelah pertandingan, "38 tahun masih muda" dan meskipun ia tidak dapat melanjutkannya untuk selamanya, Usyk yang tak terkalahkan ini akan terus bertarung di masa mendatang.
Salah satu penantang selanjutnya yang menjadi pembicaraan publik yaitu penantang wajib World Boxing Organization (WBO) Joseph Parker asal Selandia Baru yang telah menunggu dengan sabar kesempatannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kabayel yang tak terkalahkan dengan 26 kemenangan menikmati semua peristiwa persaingan di kelas berat dan mengincar Usyk untuk laga berikutnya.
Setelah meraih kemenangan luar biasa melalui penyelesaian atas Arslanbek Makhmudov, Frank Sanchez dan Zhilei Zhang di Arab Saudi, atlet berusia 32 tahun itu akan kembali ke Jerman pada musim gugur ini untuk mempertahankan gelar interim WBC yang baru saja ia raih.
Usyk telah mengukir namanya dengan mengalahkan para raksasa divisi kelas berat, namun Kabayel adalah petarung yang cerdas, sibuk, dan seorang pemukul yang luar biasa. Ia percaya bahwa gayanya akan memberikan tantangan yang berbeda bagi petinju berusia 38 tahun itu.
"Saya kira begitu. Anda tahu, saya tidak suka berbicara tentang suatu yang tak penting, namun saya pikir, bagi para penggemar dan semua penggemar tinju, ini (pertarungan saya dengan Usyk) adalah pertarungan terbaik," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!