KAI Kampanyekan Keselamatan Perjalanan
📅 Senin, 21 Jul 2025, 01:03 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Untuk mendukung keselamatan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengampanyekan perjalanan nyaman dengan menyasar area penyangga Jakarta seperti Cilebut, Bogor. Cilebut menjadi lokasi kampanye atau sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api melalui pendekatan kolaboratif bersama masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, Minggu, mengatakan kampanye dilakukan di perlintasan sebidang JPL 26 di Jalan Masjid Nurul Hidayah, antara Stasiun Bojonggede - Stasiun Cilebut, KM 46+900.
"Lokasi ini dipilih karena memiliki mobilitas tinggi dari kendaraan pribadi baik roda 2, roda 4, maupun truk, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan," jelasnya. Ixfan menyampaikan, kampanye keselamatan kali ini dilakukan bekerja sama dengan komunitas pecinta kereta api “Java Train.”
Jadi, bukan sekadar aksi simpatik, namun wujud partisipasi aktif komunitas pecinta kereta api untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta dan pengguna jalan. "Kolaborasi dengan komunitas lokal menjadi jembatan efektif untuk mendekatkan pesan kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pengendara yang melintas juga mendapatkan souvenir. Mereka juga diimbau untuk tidak menerobos palang perlintasan serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Pasal 114.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasal 114 UU tersebut menyebutkan dalam perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan Jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain. Dahulukan kereta api.
Ixfan menambahkan, kampanye keselamatan juga merupakan bagian dari pendekatan partisipatif-edukatif yang didorong KAI untuk menciptakan lingkungan transportasi yang aman, tertib, dan humanis. KAI berharap semakin banyak komunitas muda terlibat dalam kampanye serupa sebagai bagian dari gerakan bersama menuju transportasi publik yang berkelanjutan dan ramah keselamatan. "Langkah ini merupakan bagian dari program berkelanjutan KAI dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang sekaligus mendorong budaya tertib berlalu lintas," katanya.
Modernisasi
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, KAI memodernisasi sarana perkeretaapian untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional serta mendukung pelayanan transportasi publik yang aman, nyaman hingga tepat waktu. KAI memperkenalkan lokomotif hasil reverse engineering dalam rangkaian kegiatan Jambore Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) yang digelar di Balai Yasa Yogyakarta.
"Ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam memperbarui dan memodernisasi sarana perkeretaapian untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI, John Robertho. Dia menyampaikan inovasi dalam dunia transportasi merupakan langkah strategis yang tidak dapat dihindari untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Keberhasilan program reverse engineering ini merupakan buah inovasi KAI di Balai Yasa Yogyakarta yang terus bertransformasi," ujarnya. Dengan demikian, KAI berharap dapat menghadirkan layanan kereta api yang lebih andal, efisien, dan aman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!