Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Deteksi 294 Titik Panas di Riau, Terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 09:08 WIB | Oleh:
BMKG Deteksi 294 Titik Panas di Riau, Terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir Doc: BMKG
Ket. Sebaran titik panas di Provinsi Riau yang mencapai 294 dengan yang terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir.

PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi 294 titik panas di Provinsi Riau, terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir, yakni 175 titik.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Santy S menyampaikan titik panas tersebut berdasar data yang diperbarui pada Sabtu (19/7) pukul 16.00 WIB. Titik panas tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.

"Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi ada 14, sedang 20, dan rendah 240," katanya di Pekanbaru, Sabtu.

Selain Kabupaten Rokan Hilir, titik panas terbanyak lainnya ada di Rokan Hulu (69), Pelalawan (13), Siak (12), Kampar (11), Kota Dumai (8), Bengkalis (4), dan masing-masing satu di Kepulauan Meranti dan Kuantan Singingi.

Sementara itu, untuk Pulau Sumatera secara keseluruhan ada 440 titik panas. Selain Riau, titik panas juga terpantau di Sumatra Utara (98), Sumatera Barat (28), Sumatera Selatan (10), Jambi (6), Kepulauan Riau (3), dan Aceh (1).

Saat ini, wilayah Riau mulai memasuki puncak musim kemarau dan peluang hujan semakin kecil dalam beberapa hari ke depan. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar lahan gambut atau aktivitas pertanian, untuk tidak melakukan pembakaran terbuka dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Meski belum ada peringatan dini yang dikeluarkan, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi karhutla, terutama di wilayah-wilayah dengan titik panas terbanyak.

BMKG Pekanbaru, lanjutnya, akan terus memantau dan memperbarui informasi terkait cuaca dan titik panas secara berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.