Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Ekstrem Rinjani ke Segara Anak Ditutup untuk Perbaikan Keselamatan

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalur Ekstrem Rinjani ke Segara Anak Ditutup untuk Perbaikan Keselamatan Doc: Antara Foto
Ket. Helikopter SAR mendarat untuk melakukan upaya evakuasi pendaki asal Belanda yang terjatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup sementara wisata pendakian yang melewati jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.   

Kepala Balai TNGR Yarman mengatakan penutupan itu berlaku mulai 16 Juli 2025 sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

"Pemesanan tiket pada aplikasi e-Rinjani dan aktivitas pendakian menuju dan dari jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak ditutup sementara," ucapnya dalam keterangan di Mataram, Jumat. 

Yarman menjelaskan penutupan itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan layanan fasilitas wisata alam dan pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Menurutnya, jalur yang sekarang ditutup sementara merupakan lokasi yang sebelumnya menjadi titik kecelakaan beruntun turis mancanegara. 

"Pengunjung yang telah memiliki tiket masuk dapat melakukan kegiatan pendakian sesuai dengan waktu yang tertera pada tiket," kata Yarman. 

Jalur alternatif yang masih dapat diakses oleh wisatawan adalah melalui Senaru - Pelawangan Senaru - Danau Segara Anak - Torean; dan Sembalun - Pelawangan Sembalun - Puncak Gunung Rinjani.  

Yarman menegaskan bahwa keselamatan pengunjung merupakan prioritas utama dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. 

Alasan penutupan:

  • Terjadinya dua kecelakaan beruntun, melibatkan pendaki asal Swiss dan Belanda di jalur itu 

  • Jalur ekstrem yang rawan licin dan berbahaya, butuh perbaikan teknis – seperti pemasangan tali pengaman 

  • Upaya meningkatkan keselamatan, pelestarian konservasi, serta kualitas fasilitas wisata alam yang berkelanjutan 

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, pada 16 dan 17 Juli 2025, dua wisatawan asing mengalami kecelakaan saat melakukan aktivitas pendakian melalui jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak di Gunung Rinjani. 

Turis pria berkebangsaan Swiss bernama Beneditk Emmenegger mengalami kecelakaan pada 16 Juli 2025. Lokasi kejadian diperkirakan sekitar 25 menit sebelum Jembatan Besi menuju Danau Segara Anak. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.