Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mudahkan Pendaki, Dibuat Peta Jalur Pendakian Gunung Rinjani Langsung ke Segara Anak

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 14:47 WIB | Oleh:
Mudahkan Pendaki, Dibuat Peta Jalur Pendakian Gunung Rinjani Langsung ke Segara Anak Doc: ist
Ket. Rinjani

LOMBOK TENGAH – Untuk membantu mempermudah para pendaki, sekarang tengah dipetakan jalur mendaki langsung ke segara anak, Gunung Rinjani.Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menurunkan tim survei untuk melakukan pemetaan jalur pendakian dari Aik Berik menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pendakian melalui jalur Aik Berik selama ini masih sampai pelawangan Gunung Rinjani," kata Kepala Bidang SDM Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah Lalu Imam Mahardika di Lombok Tengah, Jumat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah menurun tim berkolaborasi dengan petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk melakukan pemetaan jalur, sehingga pendakian dari Lombok Tengah bisa langsung menuju Danau Segara Anak.

"Kami buka pendakian itu supaya wisatawan yang melakukan pendakian dari jalur Aik Berik bisa langsung menuju Danau Segara Anak Gunung Rinjani," katanya. Ia mengatakan jumlah wisatawan yang melakukan pendakian dari jalur Aik Berik saat ini masih minim, karena pendaki belum bisa langsung menuju Danau Segara Anak.

Dengan adanya jalur pendakian menuju Segera Anak dari Aik Berik ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang melakukan pendakian."Yang menjadi daya tarik wisatawan melakukan pendakian itu adalah Danau Segara Anak dan puncak Gunung Rinjani," katanya.

Ia mengatakan view dari jalur pendidikan Aik Berik Lombok Tengah menuju Gunung Rinjani ini cukup indah, karena pendaki bisa melihat langsung panorama alam, seperti kawasan hutan, savana, air terjun, dan tanaman flora lainnya. "Jalur ini cukup lengkap dan dekat dengan sumber mata air," katanya.

Ia mengatakan dari jalur ini juga, wisatawan yang turun menuju Danau Segara Anak bisa melihat lebih luas anak Gunung Baru Jari. "Jalur ini dibuka pada 2026, karena saat ini masih dalam tahap proses pengusulan izin," katanya.

Sementara itu UNESCO merekomendasikan Geopark Rinjanimendapatkan green card atau kartu hijau. Manajer Litbang dan Kerja Sama Antar Lembaga Badan Pengelola Rinjani Lombok, Meliawati Ang menjelaskan pada tanggal 5-6 September 2025 telah dilaksanakan Sidang Dewan UNESCO Global Geopark ke-10. Ini sebagai rangkaian dari kegiatan the 11th International Conference on UNESCO Global Geopark di Kutralkura UNESCO Global Geopark di Chile.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.