Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bea Cukai Jagoi Babang Perketat Pengawasan Jalur Tikus di Perbatasan Bengkayang

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bea Cukai Jagoi Babang Perketat Pengawasan Jalur Tikus di Perbatasan Bengkayang Doc: ANTARA
Ket. Titik nol PLBN Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang.

BENGKAYANG – Bea Cukai Jagoi Babang memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, yang masih berpotensi dimanfaatkan untuk memasukkan barang secara ilegal.

Kepala Bea Cukai Jagoi Babang, Arman Tarmidzi, mengatakan, pengawasan menjadi tantangan tersendiri karena wilayah perbatasan darat Indonesia-Malaysia di Kabupaten Bengkayang membentang sekitar 97,2 kilometer dan memiliki sejumlah akses yang berpotensi digunakan sebagai jalur penyelundupan.

"Di samping itu, terdapat potensi resistensi dan intimidasi secara fisik oleh pelanggar ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai pada saat petugas melakukan penegakan hukum," katanya di Bengkayang, Minggu (04/10).

Ia mengatakan, aktivitas pemasukan barang secara ilegal melalui jalur tidak resmi masih ditemukan sepanjang 2026. Bea Cukai Jagoi Babang bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat dan Bea Cukai Sintete telah melakukan berbagai kegiatan penindakan.

Barang yang ditindak antara lain minuman mengandung etil alkohol (MMEA) eks impor, barang kena cukai hasil tembakau (BKC HT) berupa rokok, ballpress atau pakaian bekas, narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP), serta kendaraan berupa mobil dan sepeda motor.

Menurut dia, modus yang paling sering ditemukan ialah pemasukan barang dari luar daerah pabean melalui jalur-jalur tidak resmi atau yang dikenal sebagai "jalur tikus".

"Pelaku memanfaatkan akses perlintasan nonresmi untuk menghindari pengawasan dan memasukkan barang dari luar daerah pabean tanpa memenuhi ketentuan kepabeanan yang berlaku," ujarnya.

Kondisi geografis kawasan perbatasan yang memiliki banyak jalur alternatif menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengawasan tidak hanya dilakukan di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), tetapi juga diperluas ke wilayah di luar PLBN.

Bea Cukai Jagoi Babang bersama Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat menerapkan strategi 3 Lines of Enforcement dalam mengoptimalkan pengawasan dan penindakan terhadap barang ilegal yang berasal dari kegiatan importasi ilegal.

Lini pertama dilakukan melalui pengawasan di wilayah perbatasan untuk mencegah masuknya barang ilegal. Lini kedua menyasar daerah landing spot atau wilayah tujuan barang ilegal di Kalimantan Barat. Selanjutnya, lini ketiga diarahkan untuk mencegah distribusi barang ilegal keluar dari wilayah Kalimantan Barat.

"Strategi pengawasan tersebut juga mempertimbangkan manajemen risiko untuk mengoptimalkan pelaksanaan pengawasan," katanya.

Ia menegaskan, sejumlah komoditas tetap menjadi perhatian Bea Cukai Jagoi Babang, khususnya narkotika seperti metamfetamina dan ekstasi, MMEA, rokok ilegal, ballpress atau pakaian bekas, serta kendaraan yang masuk secara ilegal.

Pengawasan berlapis tersebut katanya, dilakukan untuk menutup celah penyelundupan sekaligus memastikan kegiatan pemasukan barang dari luar daerah pabean berlangsung sesuai dengan ketentuan kepabeanan dan cukai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Olahraga
Moto3 GP Jepang 2026: Pemba...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.