Jangan Biarkan Aritmia Sebabkan Jantung Berhenti Mendadak! Kenali Prosedur Ablasi Jantung
📅 Minggu, 13 Jul 2025, 19:57 WIB | Oleh: Haryo BronoKomplikasi atau Efek Samping Ablasi Jantung
Karena merupakan tindakan minimal invasive, prosedur ablasi jantung juga relatif aman. Namun, ada beberapa risiko komplikasi ablasi jantung, yang meskipun sangat jarang, tetapi mungkin saja terjadi, antara lain, perdarahan hingga infeksi pada lokasi masuknya kateter, dan kerusakan pembuluh darah, kerusakan katup jantung.
Selanjutnya munculnya kasus aritmia yang baru, atau aritmia yang dialami makin memburuk, melambatnya irama jantung yang perlu ditangani dengan pemasangan pacemaker, terbentuknya sumbatan darah, penyumbatan vena pulmonal, kerusakan pada ginjal akibat penggunaan zat kontras saat prosedur ablasi jantung dilakukan, stroke, serangan jantung, dan perdarahan di rongga jantung
Ablasi jantung merupakan tindakan minimal invasive juga memiliki kemungkinan keberhasilan yang tinggi dalam mengatasi gangguan irama denyut jantung. Tindakan ini juga dilakukan dalam waktu yang relatif cepat, serta memerlukan waktu pemulihan yang lebih cepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain ablasi jantung, pemasangan alat pacu jantung (pacemaker) dengan teknologi terbaru juga menjadi salah satu solusi untuk menangani gangguan irama jantung. Agar penanganan aritmia yang didapatkan benar-benar sesuai, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis aritmia. Konsultasi dengan dokter multidisiplin juga mungkin dibutuhkan agar penanganan semakin optimal.
Ia mengungkapkan, Pondok Indah Heart Center didukung oleh tim dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang kompeten, profesional, dan terdiri dari berbagai subspesialis yang lengkap, mulai dari subspesialis kardiologi intervensi, aritmia/elektrofisiologi, ekokardiografi, dan pencitraan kardiovaskular. Terdapat juga subspesialis kardiologi pediatrik dan penyakit jantung bawaan juga dokter spesialis anak subspesialis kardiologi.
Dipandu oleh dokter-dokter spesialis berpengalaman, Pondok Indah Heart Center memberikan perawatan yang bertujuan untuk memulihkan ritme jantung pasien dan menjaga kesehatan jantung. Pada 2025, RS Pondok Indah – Pondok Indah kembali terpilih menjadi salah satu Best Specialized Hospitals Asia Pacific dalam kategori Cardiology oleh media global, Newsweek dan lembaga survei Statista. Ini merupakan kali kedua RS Pondok Indah - Pondok Indah meraih pengakuan serupa.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Capaian ini menjadi harapan baru mengenai layanan kesehatan dalam negeri yang juga dapat memberikan layanan kesehatan terdepan, tak kalah dengan layanan kesehatan luar negeri. Sehingga pasien di Indonesia dapat mengakses pelayanan kesehatan di dalam negeri tanpa harus bepergian jauh,” lanjutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!