Kasian Anak-anak Jakarta Terus Banyak Mendapat Kekerasan
📅 Jumat, 11 Jul 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Anak-anak yang tinggal di Jakarta mungkin kurang beruntung. Kekerasan terhadap mereka dari waktu ke waktu terus meningkat. Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta mencatat tren kasus kekerasan anak di Jakarta hingga saat ini meningkat.
"Laporannya meningkat. Warga sudah mengenal PPPA," kata Pelaksana tugas Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Jakarta, Leni Yunengsih, di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis.
Leni mengatakan kasus kekerasan terbilang meningkat karena masyarakat yang semakin teredukasi untuk melapor dan mendapatkan bantuan. Terlebih, nantinya dipastikan korban akan diberikan pendampingan dari awal hingga selesai dengan tersedianya tim psikolog maupun advokat.
"Dia mau mengadu dan melaporkan kepada kita bahwa kita memang ada untuk mereka," jelasnya. Berdasarkan data yang dihimpun, PPAPP menangani sebanyak 2.041 kasus kekerasan anak tahun 2024 dan sebanyak 1.113 kasus dari Januari-Juli ini.
Dengan demikian, PPAPP hingga kini masih mendata kasus yang berjalan dan memastikan para korban untuk merasa terlindungi. PPPA Jakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Dinas PPAPP Provinsi Jakarta dan memiliki layanan 24 jam dalam memberikan pendampingan psikologi dan hukum terhadap perempuan dan anak korban kekerasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aduan pelaporan dapat diakses 24 jam dengan melalui pusat layanan (hotline) yaitu 0813 176 176 22 dan 44 pos pengaduan yang tersedia di DKI Jakarta.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk berani melapor ke PPPA agar segera mendapatkan pendampingan, terutama jika melihat, mendengar, bahkan mengalami kekerasan fisik, psikis seksual maupun penelantaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!