Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNA di Tambang Pasaman Barat Legal, Tegas Imigrasi

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Jika memang nanti dianggap layak maka akan dikontrak dan memperoleh hak-hak sebagai pekerja menurut aturan yang ada," ujarnya.

Dia menegaskan memberdayakan pekerja lokal sesuai kemampuannya merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitarnya.

Pihaknya membuka seluas-luasnya peluang bagi pekerja lokal yang ada.

Terpenting sekali, katanya memiliki perilaku atau sikap kepribadian baik, keahlian dan kemauan bekerja serta ingin maju.

"Jika ketiga hal itu ada maka akan kami terima dan akan kami latih sehingga mereka memiliki integritas dan skill dalam bekerja," katanya.

Salah seorang pekerja lokal yang beralamat di Jorong Pasar Pokan Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Febriawan (46) mengucapkan terima kasih kepada PT GMK yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja di pabrik itu.

Dia mengaku cukup banyak warga Air Bangis yang direkrut menjadi pekerja dengan kehadiran PT GMK.

"Selama ini kami tidak ada memiliki pekerjaan tetap. Dengan kehadiran PT GMK kami akhirnya memiliki pekerjaan tetap dan bisa memperoleh penghasilan. Terima kasih PT GMK," katanya didampingi puluhan tenaga kerja lokal lainnya.

Humas PT GMK Akhirulsyah yang merupakan warga Air Bangis menegaskan sudah banyak warga lokal yang direktur PT GMK sebagai pekerja.

Dia menilai dengan adanya PT GMK maka terbuka lebar peluang bagi warga lokal untuk menjadi pekerja.

"Sudah puluhan warga lokal Air Bangis yang bekerja saat ini. Kami sangat bersyukur karena bisa bekerja di PT GMK. Terima kasih kami ucapkan karena bisa memberi kami peluang bekerja," katanya.

Dia meyakini keberadaan PT GMK akan memberikan manfaat bagi warga Air Bangis dan sekitarnya.

Dia juga mendorong nantinya PT GMK bisa memberikan manfaat baik untuk pembangunan sarana prasarana, pendidikan dan kesehatan untuk warga Air Bangis sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Nasional
BNPB: OMC Penanganan Karhut...
Luar Negeri
Populasi Dugong Australia T...
Luar Negeri
AS Tuduh Tiongkok Gagalkan ...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.