Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdamkarmat Natuna Padamkan Karhutla di Penarik

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 19:35 WIB | Oleh:
Disdamkarmat Natuna Padamkan Karhutla di Penarik Doc: ANTARA/HO-Pemkab Natuna
Ket. Tim Damkar Natuna saat memadamkan api di Penarik pada Rabu (9/7).

NATUNA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas delapan hektare yang terjadi di wilayah Penarik, Kecamatan Bunguran Selatan.

Kepala Seksi Sarana, Prasarana, Pengolahan Data, dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, dikonfirmasi dari Natuna, Rabu, mengatakan informasi kebakaran diketahui pada Rabu siang, usai pihaknya mendapatkan laporan dari Bhabinkamtibmas wilayah setempat.

“Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar delapan hektare, dari empat titik api," ucap dia.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu dan penyebab kebakaran juga belum diketahui, namun proses pemadaman api dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama karena lokasi kebakaran yang cukup jauh dari Kantor Disdamkarmat Natuna.

“Jarak tempuh ke lokasi cukup jauh, karena damkar belum memiliki Pos Pemadam di sana," ujar dia.

Dalam proses pemadaman Disdamkarmat Natuna mengerahkan satu unit mobil pemadam dan dibantu oleh satu orang anggota kepolisian.

Selain menggunakan alat standar seperti selang air, petugas juga menggunakan cara manual. Mereka memanfaatkan batang pohon kecil untuk memukul dan memadamkan api kecil agar tidak menjalar lebih luas.

“Upaya ini kami lakukan demi mencegah api menyebar ke wilayah lain," ucap dia.

Disdamkarmat Natuna mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan karhutla seperti Cemaga dan sekitarnya, untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan.

“Kami meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau. Sekali api menyala, akan sulit dikendalikan dan sangat membahayakan,” ujar dia.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat asap atau api yang mencurigakan di area hutan maupun lahan.

“Kecepatan pelaporan sangat penting agar kami bisa segera mengambil tindakan sebelum api meluas,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.