Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi SAR Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang Hingga Tiga Hari Kedepan

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Operasi SAR Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang Hingga Tiga Hari Kedepan Doc: Antara
Ket. Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto saat konferensi pers di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi - Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto menyatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya diperpanjang tiga hari mulai Rabu (9/7) hingga Jumat (11/7) atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

"Hari ini adalah hari ketujuh pelaksanaan operasi SAR, atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan arahan atasan (pemerintah pusat) operasi pencarian kami perpanjang hingga tiga hari ke depan," kata Eko dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa malam.

Menurut dia, perpanjangan operasi SAR oleh tim SAR gabungan ini dilakukan karena masih banyak korban yang belum ditemukan dan harus dievakuasi dengan mempertimbangkan pula keselamatan tim SAR yang terlibat.

Dengan diperpanjang pelaksanaan operasi SAR korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada Rabu (2/7) lalu itu, Eko meminta kepada jajarannya untuk melakukan asesmen jumlah personel agar kegiatan pencarian dan pertolongan lebih efektif dan efisien.

"Fokus pelaksanaan SAR ke depan melakukan evakuasi dan menindak lanjuti gambaran bawah air yang dilakukan tim SRU laut serta SRU underwater dan videografi, dan mengambil langkah-langkah serta rencana selanjutnya dengan selalu mempertimbangkan keselamatan," kata Eko.

Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menyebutkan hingga Selasa malam jumlah korban selamat tercatat 30 orang, 10 korban ditemukan meninggal dan 25 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan itu tenggelam pada Rabu, 2 Juli 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.