Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKP Simeulue Ajak Nelayan Modernisasi Alat Tangkap Ikan

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 01:45 WIB | Oleh:
DKP Simeulue Ajak Nelayan Modernisasi Alat Tangkap Ikan Doc: ANTARA/Ade Irwansah
Ket. Arsip foto - Perahu nelayan di Teluk Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh.

BANDA ACEH - Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue Provinsi Aceh mengajak nelayan di kabupaten kepulauan di Samudra Hindia, tersebut melakukan modernisasi alat tangkap ikan.

Sekretaris DKP Kabupaten Simeulue Roli Mindasyah Putra di Simeulue, Kamis, mengatakan modernisasi alat tangkap tersebut turut meningkatkan hasil tangkap nelayan.

"Selama ini, masih banyak nelayan di Kabupaten Simeulue menggunakan alat tangkap konvensional dengan kapal kecil. Karena itu, kami terus berupaya mengajak nelayan memodernisasi alat tangkap serta meningkatkan armada tangkap," katanya.

Menurut dia, dengan penggunaan alat tangkap modern serta kapasitas kapal yang lebih besar, hasil yang didapat jauh lebih meningkat. Dengan meningkatnya hasil tangkap turut memberi dampak terhadap perekonomian nelayan.

"Selain mengajak, pemerintah daerah juga membantu memberikan alat tangkap modern. Namun, bantuan tersebut juga terbatas disesuaikan dengan kemampuan daerah," katanya.

Roli Mindasyah Putra menyebutkan jumlah nelayan di Kabupaten Simeulue tercatat sebanyak 4.234 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.054 orang di antaranya merupakan nelayan tetap, dan 1.180 orang lainnya merupakan nelayan tidak tetap atau paruh waktu.

"Ribuan nelayan tersebut tersebar di sepuluh kecamatan di Kabupaten Simeulue. Jumlah nelayan terbanyak berada di Kecamatan Simeulue Barat dan Kecamatan Teupah Selatan," kata Roli Mindasyah Putra menyebutkan.

Sedangkan armada tangkap, kata dia, tercatat sebanyak 3.600 unit. Dari 3.600 armada tangkap tersebut, sebanyak 2.904 unit merupakan kapal motor dengan bobot satu hingga 30 gross ton (GT). Sedangkan perahu kayu bermotor sebanyak 615 unit dan perahu kayu tanpa motor sebanyak 81 unit.

Dari 2.904 unit kapal motor tersebut, sebanyak 2.870 unit dengan kapasitas 1-3 GT. Kemudian, sebanyak 12 unit dengan kapasitas 3-5 GT, 19 unit dengan kapasitas 6-10 GT, serta tiga unit dengan kapasitas 11-30 GT.

"Armada tangkap di Kabupaten Simeulue ini didominasi dengan kapasitas satu hingga tiga GT. Kami juga mendorong nelayan meningkatkan kapasitas armada tangkap, sehingga hasil yang didapat juga lebih banyak," kata Roli Mindasyah Putra.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 94 ribuan jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.