Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ragam Potensi Ekonomi Papua Ini Tertutup Kemegahan Tambangnya

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ragam Potensi Ekonomi Papua Ini Tertutup Kemegahan Tambangnya Doc: The Conversation
Ket. Pulau Kosong Jayapura menjadi salah satu dari banyaknya kampung nelayan yang ada di Papua. Nelayan lokal harus bersaing dengan pelaku ilegal fishing yang memiliki alat lebih modern.

Pisi Bethania Titalessy, Universitas Cenderawasih

Tanah Papua dikenal sebagai salah satu wilayah dengan sumber daya alam terkaya di Indonesia. Sayangnya, potensi ekonomi Papua selama ini tertutup oleh masifnya eksploitasi alam dan pertambangan, seperti Freeport di Timika yang menjadi salah satu situs tambang emas terbesar di dunia.

Terbaru, ada eksploitasi nikel di permata pariwisata nasional Raja Ampat, Papua. Padahal eksploitasi alam besar-besaran sudah terbukti tidak optimal memberikan manfaat yang seharusnya terhadap masyarakat Papua.

Pemekaran membuat Papua kini memiliki enam provinsi, yaitu Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. Masing-masing wilayah menyimpan peluang investasi luar biasa yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Pembangunan Papua yang berbasis investasi inklusif dan berkelanjutan justru bisa menjadi titik balik penting dalam sejarah pembangunan Indonesia. Caranya dengan memaksimalkan geliat sektor ekonomi lain yang berpotensi membangun Papua secara berkelanjutan. Tidak melulu mengandalkan sektor tambang eksploitatif yang sudah terbukti tidak optimal memberikan manfaat yang seharusnya pada Papua.

Ragam sektor potensial di Papua

Tanah Papua dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Hal ini membuatnya memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, pariwisata, hingga jasa konstruksi. Dari sisi produksi hampir semua bidang usaha di Papua mengalami pertumbuhan positif pada periode 2022-2024 (lihat tabel di bawah).

Tabel PDRB Papua 2022-2024 (miliar rupiah)

20250703142218_Untitled.jpg

 Sumber: BPS

Dengan luas wilayah laut yang mencapai 106.598,9 km2 dan bentangan garis pantai 12.455 km, Papua memiliki potensial tak terbatas di bidang perikanan dan kemaritiman. Realisasi sektor ini mencatat nilai tambah sebesar Rp4,16 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2023.

Sementara sektor pertanian per tahun 2023 memberikan nilai tambah sebesar Rp11,82 triliun atau senilai 14,46% dari total PDRB. Sumbangsih tersebut ditopang komoditas seperti padi, kopi, teh, kakao, dan kelapa sawit menunjukkan volume produksi yang besar.

Sayangnya kekayaan sumber daya alam ini tidak diiringi kehadiran industri pengolahan yang dapat meningkatkan nilai tambah dan membuka lapangan kerja. Selain itu, Papua juga kerap menjadi sasaran empuk aksi ilegal fishing baik skala nasional ataupun internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.