Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG: Gunung Dukono Kembali Erupsi

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 19:12 WIB | Oleh:
PVMBG: Gunung Dukono Kembali Erupsi Doc: PVMBG

JAKARTA - Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pada Minggu (17/5) pukul 06.49 WIT. Ini dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 3.200 meter di atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat kolom abu vulkanik mencapai sekitar 4.287 meter di atas permukaan laut. Di mana bergerak condong ke arah barat laut.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu. Ini engan intensitas tebal condong ke arah barat laut,” tulis PVMBG dalam laporan resminya.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 27 milimeter dan durasi sekitar 79 detik. Sebelumnya, aktivitas vulkanik Gunung Dukono juga terpantau tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Badan Geologi mencatat sejak 9 hingga 14 Mei 2026, gunung api tersebut mengalami rata-rata 48 kali erupsi per hari dengan tinggi kolom abu berkisar 600 meter. Hingga 4.300 meter di atas puncak.

Bahkan pada 8 Mei 2026, Gunung Dukono sempat mengalami erupsi besar dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 10 ribu meter di atas puncak. Saat ini status aktivitas Gunung Dukono masih berada pada Level II atau Waspada.

PVMBG merekomendasikan masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak beraktivitas, mendaki. Maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi.

PVMBG juga mengingatkan letusan disertai abu vulkanik masih berpotensi terjadi secara periodik dengan arah sebaran abu bergantung pada kondisi angin. Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.