Wakil Ketua MPR RI Ingatkan Upaya Perluasan Akses Perguruan Tinggi bagi Disabilitas
📅 Selasa, 24 Jun 2025, 01:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas MPR RI
JAKARTA - Upaya perluasan akses perguruan tinggi bagi penyandang disabilitas harus mendapatkan perhatian bersama oleh seluruh pihak di Tanah Air. Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. ?
"Perluasan akses perguruan tinggi bagi penyandang disabilitas. Adalah salah satu upaya yang harus mendapat perhatian bersama," kata Lestari dalam keterangannya, Senin (23/6).
Lestari memandang perlu perluasan akses perguruan tinggi bagi penyandang disabilitas. Dalam rangka membangun kemandirian dan keterlibatan aktif kelompok difabel dalam pembangunan di Indonesia.
"Berbagai upaya untuk mendorong keterlibatan aktif setiap warga negara. Termasuk penyandang disabilitas, dalam pembangunan harus mendapat dukungan semua pihak," ujar dia.
Ia lalu memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat hanya 2,8 persen dari total 17,9 juta penyandang disabilitas yang ada di Indonesia mampu menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Serta hanya ada 0,55 persen pekerja penyandang disabilitas dari total tenaga kerja nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, data Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organizational/ILO) per Desember 2024 menyebutkan hampir 90 persen penyandang disabilitas di Indonesia tidak aktif bekerja atau mencari pekerjaan.
"Data Kementerian Tenaga Kerja menunjukkan sekitar 75 persen dari total 720.748 pekerja dengan disabilitas di Indonesia bekerja di sektor informal," ujar dia.
Lestari memandang sejumlah catatan tersebut harus menjadi perhatian pemangku kepentingan dan masyarakat agar kesempatan untuk mewujudkan kemandirian bagi penyandang disabilitas bisa segera ditingkatkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk mendukung perluasan akses bagi penyandang disabilitas, kesiapan peningkatan sejumlah sarana dan prasarana perguruan tinggi harus direalisasikan," ucapn dia.
Menurut Lestari, harus pula dilakukan berbagai upaya untuk menekan stigma negatif dan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam menempuh pendidikan tinggi.
"Berharap akses perguruan tinggi bagi penyandang disabilitas dapat segera ditingkatkan demi membuka peluang lebih luas bagi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan penyandang disabilitas di Tanah Air," kata dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!