Konflik Iran-Israel Memanas, Indonesia Perlu Waspadai Ancaman Energi!
📅 Senin, 23 Jun 2025, 22:38 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara, PLN melakukan langkah berupa penguatan kolaborasi strategis, fokus transisi energi dan net zero emmision (NZE) pada 2060, dan percepatan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai solusi jangka panjang.
Secara umum, tambah Hangga, konflik Iran-Israel menegaskan bahwa ketahanan energi bukan lagi sekadar masalah ketersediaan produksi, melainkan telah bergeser menjadi isu keamanan rantai pasok.
"Institusi negara memiliki peran krusial untuk hadir tidak hanya dalam mencari sumber minyak, tetapi juga mengamankan kelancaran pasokannya. Ketahanan energi nasional adalah prasyarat fundamental bagi stabilitas ekonomi dan sosial kita," jelasnya.
Hangga melanjutkan krisis yang dihadapi saat ini, seberat apa pun, adalah kesempatan untuk mempercepat agenda transisi energi, mengurangi kerentanan, dan membangun masa depan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan untuk Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Situasi genting di Timur Tengah menuntut Indonesia untuk bersikap proaktif dan mengimplementasikan berbagai solusi demi menjaga ketahanan energi nasional.
"Kita tak bisa lagi hanya menunggu atau berharap pada stabilitas geopolitik yang rapuh. Sikap dan solusi yang tepat mencakup penguatan diplomasi ekonomi dan keamanan rantai pasok melalui diversifikasi sumber impor minyak dan gas, perluasan kemitraan strategis, serta optimalisasi jalur alternatif di luar Selat Hormuz, mesti dilakukan," katanya.
Selain itu, efisiensi dan konservasi energi di dalam negeri harus digencarkan lewat kampanye massal, akselerasi program biodiesel, dan dorongan penggunaan transportasi publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Yang tak kalah penting, percepatan transisi energi secara masif dengan memprioritaskan investasi EBT, mengurangi ketergantungan pembangkit listrik pada diesel, dan membangun infrastruktur EBT yang kokoh," katanya.
Terakhir, kebijakan fiskal yang adaptif dan transparan, termasuk skema subsidi yang fleksibel dan pembangunan cadangan minyak strategis, menjadi krusial.
"Dengan langkah-langkah terpadu ini, Indonesia dapat mengubah krisis menjadi peluang untuk membangun masa depan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!