Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Tektonik di Bener Meriah Aceh akibat Aktivitas Sesar Aktif

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 07:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Tektonik di Bener Meriah Aceh akibat Aktivitas Sesar Aktif Doc: ANTARA
Ket. Gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 4,1 di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh yang terjadi pada Selasa (2/2/2026), pukul 05:38:34 WIB,  akibat adanya aktivitas sesar aktif.

MEDAN – Gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 4,1 di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh yang terjadi pada Selasa (03/2), pukul 05:38:34 WIB, akibat adanya aktivitas sesar aktif.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Hendro Nugroho, menyebutkan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.92° LU dan 96.78° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 km Barat Laut Kabupaten Bener Meriah, Aceh pada kedalaman 10 km. 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan skala intensitas III-IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi). 

Di daerah Bireuen dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Hingga pukul 06.03 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.