Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Penjualan Mobil Listrik Bekas di AS Naik, Tapi Mobil Baru Turun? Kita Cari Tahu Yuks!

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 21:03 WIB | Oleh:
Mengapa Penjualan Mobil Listrik Bekas di AS Naik, Tapi Mobil Baru Turun? Kita Cari Tahu Yuks! Doc: Xinhua/Li Jianguo
Ket. Pemandangan di luar toko Tesla di San Mateo, California, Amerika Serikat.

JAKARTA - Data terbaru di Amerika Serikat menunjukkan penjualan mobil listrik baru turun secara tahunan, namun, mobil listrik bekas justru semakin diminati. 

Data dari Cox Automotive, seperti dilaporkan laman Carscopps, Sabtu (21/6), menunjukkan penjualan mobil listrik di AS turun 10,7 persen dari tahun ke tahun, meskipun penjualan April-Mei tahun ini tergolong naik. Penjualan pada April-Mei naik dipicu harga menjadi murah dengan penurunan rata-rata 2,3 persen menjadi 7.734 dollar AS atau sekitar 947,5 juta rupiah.

AS juga mengalami kenaikan insentif untuk mobil listrik, dengan rerata kenaikan 19,4 persen atau sekitar 8.226 dollar AS.

Sebaliknya, penjualan mobil listrik bekas justru naik, 1,1 persen dari bulan ke bulan dan 32,1 persen dari tahun ke tahun.

Rerata harga jual mobil listrik bekas juga naik, yaitu sebesar 0,9 persen pada April-Mei dan 2,6 persen secara tahunan. Rata-rata harga transaksi mobil listrik bekas adalah 36.053 dolar AS (591,6 juta rupiah).

Menurut Cox Automotive, hampir setengah (49,6) dari mobil listrik bekas adalah Tesla. Data juga menunjukkan kesenjangan harga mobil listrik bekas dengan yang tradisional mengecil, yaitu di bawah 2.000 dollar AS.

Pasokan mobil listrik bekas di AS jauh lebih sedikit dibandingkan yang baru. Pada Mei, data menunjukkan diler biasanya memiliki pasokan mobil listrik bekas setidaknya selama 40 hari atau 11 persen lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara, diler biasanya memiliki pasokan mobil listrik baru selama 111 hari. 

Cox Automotive melihat faktor harga masih menjadi pertimbangan utama bagi konsumen mobil listrik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.