Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Garuda Tak Gentar Hadapi Putaran Keempat

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 07:39 WIB | Oleh:
Garuda Tak Gentar Hadapi Putaran Keempat Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kedua kanan) memberikan instruksi saat memimpin sesi latihan perdana di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar, Bali, Senin (26/5).

JAKARTA - Tim nasional Indonesia melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Di babak ini, skuad asuhan Patrick Kluivert akan bersaing dengan tim dari lima negara: Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Arab Saudi dan Irak. Undian resmi akan digelar pada tanggal 17 Juli mendatang.

Putaran keempat akan terdiri dari dua grup berisi masing-masing tiga tim. Hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia 2026,. Sedangkan runner-up harus melalui ronde kelima untuk berebut satu tiket tersisa.

Dari catatan pertemuan, Indonesia masih berada di bawah sebagian besar calon lawannya. Melawan Arab Saudi, Skuad Garuda baru sekali menang dari total 14 pertemuan. Kemenangan bersejarah itu terjadi pada tanggal 15 November 2024 lewat dua gol Marselino Ferdinan yang membawa Indonesia menang 2-0 di Jakarta. Sisanya, Indonesia dua kali imbang dan 11 kali kalah.

Kontra Uni Emirat Arab, Indonesia menang dua kali pada awal era 1980-an, tetapi empat kali tumbang, termasuk kekalahan telak 0-5 pada Kualifikasi Piala Dunia 2021. Sementara itu, rekor melawan Qatar tak jauh berbeda. Dalam delapan pertemuan, Indonesia hanya menang sekali, yaitu di Piala Asia 2024 dengan skor 2-1. Selebihnya, tiga kali imbang dan lima kali kalah.

Lawan lainnya, Oman, juga menyimpan tantangan. Dari enam pertemuan, Indonesia menang dua kali, imbang sekali, dan kalah tiga kali. Sedangkan Irak, yang kemungkinan menjadi ancaman terbesar, punya rekor impresif atas Indonesia dengan delapan kemenangan dan satu hasil imbang dari sembilan pertemuan. Dalam tiga laga terakhir, termasuk di Kualifikasi dan Piala Asia 2023, Irak menang 5-1, 2-0, dan 3-1 atas Skuad Garuda.

Meski rekor lawan dominan, Timnas Indonesia tak ingin kembali dianggap enteng. Lolosnya Garuda ke babak keempat menjadi tonggak penting dalam perkembangan sepak bola nasional. Pengamat sepak bola Aris Budi Sulistyo menekankan pentingnya peningkatan kualitas permainan.

“Secara statistik memang masih kalah. Tapi ini sepak bola, semuanya bisa berubah. Timnas harus tampil lebih siap, baik dalam komposisi pemain maupun taktik. Jangan seperti saat kalah dari Jepang. Bertahan tanpa rencana serangan balik, penguasaan bola minim, duel individu kalah. Banyak PR yang harus dibenahi,” ujar Aris.

Senada dengan Aris, mantan pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan, juga menyoroti Irak sebagai lawan terberat. “Irak berbeda dari negara Arab lainnya. Karakter pemainnya lebih kuat secara fisik, mirip orang Jerman. Mereka juga punya kedekatan budaya sepak bola dengan Jerman. Kalau bisa, semoga kita tidak satu grup dengan Irak. Tapi kalau pun iya, ya harus dihadapi,” jelas RD, sapaan akrabnya.

RD juga optimistis soal peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia. Menurutnya, hasil di putaran ketiga menjadi modal kuat. Indonesia menahan imbang Arab Saudi dan Bahrain di kandang lawan. Kemudian menang tanpa kebobolan di kandang sendiri, 2-0 atas Arab Saudi dan 1-0 atas Bahrain.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menetapkan bahwa seluruh laga putaran keempat akan digelar di dua negara: Qatar dan Arab Saudi, mulai 8 hingga 14 Oktober 2025. Dua grup berisi masing-masing tiga tim akan saling sikut dalam format setengah kompetisi.

Hanya juara grup yang langsung melaju ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sementara dua runner-up harus bertarung di babak kelima untuk memperebutkan satu tiket terakhir dari zona Asia. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.