Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lifting Minyak Nambah, Agustus Jadi Bulan Produktif Energi

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lifting Minyak Nambah, Agustus Jadi Bulan Produktif Energi Doc: istimewa.
Ket. Ilustrasi – Aktivitas produksi minyak dan gas (migas).

TANGERANG – Tambahan lifting minyak sangat penting karena meningkatkan ketahanan energi nasional, mendukung pendapatan negara, dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Peningkatan lifting minyak membantu mencapai target produksi dan kedaulatan energi, serta menekan laju penurunan produksi dari lapangan-lapangan tua.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pada periode Juli-Agustus, akan ada tambahan lifting minyak sebanyak 30 ribu barel per hari (BPH/BOPD) dari ExxonMobil.

“ExxonMobil sekarang 155.000–160.000 barel per hari. Tapi di bulan Juli-Agustus, nambah 30.000 barel per hari,” ucap Bahlil dalam peresmian pembukaan Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 IPA di Tangerang, Banten, Rabu (21/5).

Dengan demikian, tutur Bahlil, produksi ExxonMobil bisa sampai dengan 185 ribu—190 ribu barel per hari.

Sebelumnya, Bahlil meminta ExxonMobil Cepu Ltd untuk meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 150.000 barel minyak per hari (Barrel Oil Per Day/BOPD) pada tahun 2026.

Menanggapi permintaan tersebut, Presiden Direktur EMCL Carole Gall menyatakan pihaknya berkomitmen untuk bekerja keras meningkatkan produksi Blok Cepu.

Salah satu langkah yang sudah dilakukan adalah merealisasikan proyek pengeboran tujuh sumur di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. Dua dari ketujuh sumur tersebut sudah on-line sejak 2024, dan lima sumur lainnya ditargetkan on-line paling lambat pada akhir 2025.

Adapun tambahan produksi yang dihasilkan oleh kedua sumur tersebut sebanyak 14 ribu barel per hari.

Lalu, pada hari pertama IPA Convex 2025, Vice President ExxonMobil Indonesia Dave Seta menargetkan pengeboran lima sumur clastic di Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) Blok Cepu dapat dilakukan lebih cepat dari jadwal semula.

Hingga akhir 2024, pihaknya menyelesaikan pengeboran dua sumur infill, yang keduanya telah mulai berproduksi dan menyumbang sekitar 14 ribu barel per hari terhadap produksi Blok Cepu.

Ia juga menambahkan jika aktivitas pengeboran BUIC ini akan menjadi tambahan produksi minyak Blok Cepu dan memperkuat ketahanan energi Indonesia dengan menyumbang sekitar 25 persen dari produksi minyak mentah nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.