Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik dengan Mantan Manajer, Justin Bieber Bayar Kompensasi hingga 30 Juta Dolar AS

📅 Senin, 14 Jul 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Konflik dengan Mantan Manajer, Justin Bieber Bayar Kompensasi hingga 30 Juta Dolar AS Doc: ANTARA
Ket. Justin Bieber dalam acara Met Gala bertajuk "In America: A Lexicon of Fashion" di New York, AS

JAKARTA - Musisi Justin Bieber dikabarkan telah menyelesaikan konflik finansial dengan mantan managernya, Scooter Braun.

Sebagaimana dilansir People, Minggu, Bieber sepakat membayar Braun lebih dari 30 juta dolar AS sebagai kesepakatan setelah perselisihan finansial.

Dari jumlah pembayaran tersebut itu mencakup, Bieber menyetujui untuk membayar 26 juta dolar kepada Braun sebagai ganti rugi atas uang muka imbas batalnya tur "Justice" 2022.

Seorang sumber mengatakan saat itu Scooter Braun dan perusahaannya, HYBE, menanggung biaya untuk membayar ke AEG Presents selaku promotor karena pembatalan tur tersebut. Bieber berjanji akan mengganti dana tersebut kepada Braun dan HYBE, namun dilaporkan dia hanya pernah melakukan satu kali pembayaran.

Selain itu, Bieber juga akan membayar utang tambahan sebesar 5,5 juta dolar AS. Utang itu mencakup setengah dari 11 juta dolar komisi yang belum dibayarkannya selama masih berada di bawah naungan manajemen Braun. Total kewajiban Bieber pun mencapai sekitar 31,5 juta dolar AS. Perwakilan dari Bieber masih bungkam atas laporan penyelesaian ini.

Penyelesaian konflik sengketa keuangan ini dilaporkan pertama oleh TMZ, bertepatan dengan pengumuman perilisan album terbaru Justin Bieber yang berjudul "Swag". Justin Bieber dan Scooter Braun telah bekerja sama selama lebih dari 15 tahun dan mengakhiri hubungan bisnis mereka pada tahun 2023.

Sementara itu, kesepakatan ini tercapai setelah lebih dari dua tahun usai Bieber menjual katalog lagu miliknya sebanyak 291 lagu ke Hipgnosis Songs Capital senilai 200 juta dolar AS pada Desember 2022.

"Justin benar-benar artis yang hanya ada sekali dalam satu generasi, dan hal itu tercermin dan diakui oleh besarnya kesepakatan ini," ujar Braun saat penjualan tersebut.

Setelah penjualan katalog itu, Bieber dan Braun dikabarkan mengakhiri hubungan kerja mereka setelah lebih dari 15 tahun.

Braun dalam podcast The Diary of a CEO merenungkan hubungannya dengan Bieber mengalami pasang surut. Menurutnya, meski telah mencapai banyak pencapaian bersama, pada akhirnya ada saatnya seseorang memilih berjalan sendiri.

"Dan saya sangat menghormati itu. Saya rasa saat ini, itulah yang sedang dia (Bieber) lakukan. Saya dan semua orang dari tim lama mendukungnya," kata Braun.

Sementara itu, menurut laporan seorang sumber kepada Rolling Stone pada Sabtu (12/7) Justin Bieber sama sekali tidak menyesal mengakhiri kerja sama dengan Scooter Braun dan justru memanfaatkan 'kebebasan kreatif barunya' yang baru ditemukannya dalam proses pembuatan album barunya.

Justin Bieber merilis album terbarunya bertajuk "Swag pada Jumat (11/7) menandai sebagai album pertamanya dalam empat tahun, sejak Justice (2021). Album itu terdiri atas 20 lagu baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.